Iklan Slot Iklan Desktop
Iklan Slot Iklan MobileBanner 320 × 100Lihat
Memuat waktu...| Informasi terverifikasi untuk publik
TerkiniTentang kamiPasang IklanRSS
TERKINI
Salah, Klaim Tiga Aktivis Greenpeace Anggota PDIP•Cek Fakta: Hoaks Video Kementerian BP2MI Serahkan Bansos PMI Rp 300 Juta•Cek Fakta: Hoaks Video Dirjen Bimas Hindu Umumkan Bantuan Umat dan Pembangunan Pura•Cek Fakta: Klarifikasi BPJS Dihapus dan Diganti Klinik Kesehatan Kopdes•[PENIPUAN] Lowongan Kerja iBox

Cek Fakta: Hoaks Video Dirjen Bimas Hindu Umumkan Bantuan Umat dan Pembangunan Pura

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim video Dirjen Bimas Hindu mengumumkan program bantuan umat dan pembangunan pura merupakan hoaks.

Iklan Slot Iklan Atas ArtikelLeaderboard 728 × 90Info Iklan
Ilustrasi untuk Cek Fakta: Hoaks Video Dirjen Bimas Hindu Umumkan Bantuan Umat dan Pembangunan Pura
Sumber gambar: data artikel Mafindo/TurnBackHoax. Klik gambar untuk melihat ukuran besar.
Sumber klaimTidak dicantumkan
KlasifikasiCekFakta
ID Mafindo#37328

Klaim yang Beredar

Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama (Dirjen Bimas Hindu Kemenag) I Nengah Duija mengumumkan program bantuan umat dan pembangunan pura. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 18 Oktober 2026.
Video klaim berisi tayangan berita televisi yang menyertakan logo Kompas TV. Diawali pernyataan pembawa berita dan dilanjutkan dengan pengumuman dari Dirjen Bimas Hindu I Nengah Duija.
Berikut isi transkrip videonya:
"Pemirsa Bimas Hindu meresmikan program bantuan untuk umat Hindu serta pembangunan pura. Berikut cara daftarnya.
Om Swastiastu, kami dari Bimas Hindu membawa kabar baik untuk seluruh umat Hindu di Indonesia.
Terdapat program bantuan pasraman resmi. Ini bertujuan untuk menyejahterakan umat dan mendukung pembangunan pura kita.
Program mulia ini merupakan bentuk nyata kerja sama antara kami dengan pemerintah India demi kemajuan bersama.
Syaratnya sangat mudah. Anda hanya perlu menyiapkan KTP asli dan buku rekening bank yang masih aktif."
Terdapat link kirim pesan dalam unggahan yang beredar ini.
Lalu benarkah klaim video Dirjen Bimas Hindu mengumumkan program bantuan umat dan pembangunan pura? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

Iklan
Promo Spesial

Hasil Pemeriksaan Fakta

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video Dirjen Bimas Hindu mengumumkan program bantuan umat dan pembangunan pura. Penelusuran dilakukan dengan menggunakan perangkat pendeteksi AI lewat situs Hive Moderation.
Analisis Hive Moderation mengungkap bahwa 19,4 persen video klaim dihasilkan AI. Selain itu, 98,6 persen suara juga terindikasi dihasilkan oleh AI. Konten video klaim ini terindikasi deepfake 0,1 persen.
Penelusuran juga mengarah pada unggahan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian (Ditjen Bimas Hindu Kemenag) melalui akun Instagram @bimashinduri.
Dalam unggahannya, Bimas Hindu meminta masyarakat waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan pihaknya. Informasi resmi mengenai program dan bantuan Ditjen Bimas Hindu hanya melalui situs resmi bimbashindu.kemenag.go.id serta media sosial resmi Bimas Hindu.
Berikut isi selengkapnya:
"Waspada Penipuan Mengatasnamakan Dirjen Bimas Hindu!
Umat Hindu dan masyarakat di seluruh Indonesia dihimbau untuk selalu waspada terhadap penyebaran informasi palsu/hoaks mengenai pembagian atau penerimaan bantuan dana perorangan hingga miliaran rupiah yang mengatasnamakan Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI (Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si).
Kementerian Agama menegaskan bahwa:
1. TIDAK ADA bantuan pribadi/perorangan yang disalurkan melalui pesan singkat (Messenger/WhatsApp), akun pribadi, atau rekening pribadi.
2. Seluruh program bantuan pemerintah dilaksanakan secara transparan, sesuai regulasi, dan melalui prosedur resmi.
3. Bantuan lembaga/rumah ibadah disalurkan melalui pengajuan proposal resmi, verifikasi, dan transfer langsung ke rekening lembaga penerima yang sah.
Dapatkan informasi resmi mengenai program dan bantuan Ditjen Bimas Hindu hanya melalui situs resmi bimbashindu.kemenag.go.id serta media sosial resmi Bimas Hindu @BimasHinduRI
Ingat: Saring Sebelum Sharing!"

Iklan Slot Iklan ArtikelLeaderboard 728 × 90Info Iklan
Iklan Slot Iklan Artikel MobileNative banner 320 × 250Buka
Kesimpulan

CekFakta

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim video Dirjen Bimas Hindu mengumumkan program bantuan umat dan pembangunan pura merupakan hoaks.

Iklan Slot Iklan Artikel Mobile KeduaNative banner 320 × 200Buka

Referensi (4)

  1. 1https://hivemoderation.com/ai-generated-content-detection
  2. 2https://www.instagram.com/s/aGlnaGxpZ2h0OjE4MTY2NTU1MjY0NDE4MDYy?story_media_id=3874112066043245844_6200916881&cplk=em5kYnpja3FmNGV5
  3. 3https://www.instagram.com/p/DeGKFMKGpr1/?img_index=2&xtok=cXM3dGZoNGhvaXk4
  4. 4https://www.instagram.com/p/DW3y2iDj3dL/?img_index=2&dlrf=MTF3amZsdXE3MmMzMw%3D%3D
Tags:
Keterangan Artikel

Seluruh konten pemeriksaan fakta pada halaman ini disediakan oleh TurnBackHoax/Mafindo. Kami merupakan partner resmi dalam penyebaran informasi terverifikasi.

Logo Liputan 6
Liputan 6✓

Liputan6.com merupakan portal berita yang terdaftar dan sudah diverifikasi di Dewan Pers Indonesia. Informasi terbaru dan akurat yang disajikan Liputan6.com menitikberatkan pada akurasi dan ketajaman berita dengan sumber informasi yang terpercaya. Liputan6.com tidak bekerja untuk kepentingan politik mana pun dan berdiri di atas dan untuk semua golongan, serta non-partisan. Redaksi Liputan6.com harus taat pada kode etik jurnalistik yang ditetapkan Dewan Pers. Jurnalis Liputan6.com tidak boleh terlibat dalam politik praktis, menjadi pengurus atau tim sukses partai politik. Liputan6.com berdiri sejak Agustus 2000. Awalnya hanya menyajikan berita yang sudah tayang di stasiun televisi pada program Liputan6 SCTV (Surya Citra Televisi). Sejak 24 Mei 2012, induk perusahaan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (Emtek), yang merupakan perusahaan terbuka dan tercatat di Bursa Efek Indonesia, memutuskan untuk memisahkan Liputan6.com dari SCTV dengan menjadi perusahaan sendiri, PT Kreatif Media Karya (KMK). Perusahaan KMK ini merupakan anak perusahaan Emtek. Sejak itu, Liputan6,com mengubah penayangan berita menjadi sebuah portal news online dengan berita yang jauh lebih beragam dibandingkan dengan ketika didirikan. Jumlah berita Liputan6.com makin bertambah dan beragam dengan kanal-kanal yang disesuaikan untuk kebutuhan pembaca seperti Politik, Olahraga, Bisnis, Tekno, Showbiz, Health,Lifestyle, Otomotif, Regional hingga Citizen6 yang mengakomodir jurnalisme warga.