Iklan Slot Iklan Desktop
Iklan Slot Iklan MobileBanner 320 × 100Lihat
Memuat waktu...| Informasi terverifikasi untuk publik
TerkiniTentang kamiPasang IklanRSS
TERKINI
Tidak Benar, Prabowo Minta Guru Rahasiakan Keracunan MBGCek fakta, BMKG tetapkan Lampung siaga 3 akibat kenaikan air lautHoaks! Presiden tetapkan 30 September sebagai hari libur nasional memperingati G30S/PKIHoaks! Wapres Gibran nyatakan "bukan saya yang masak" saat ditanya kasus keracunan MBGCek Fakta: Hoaks Dapur SPPG di NTB Dibakar Massa karena Sebabkan Keracunan

Cek Fakta: Hoaks Dapur SPPG di NTB Dibakar Massa karena Sebabkan Keracunan

Postingan yang mengklaim dapur SPPG di NTB dibakar massa karena menyebabkan keracunan adalah hoaks.

Iklan Slot Iklan Atas ArtikelLeaderboard 728 × 90Info Iklan
Ilustrasi untuk Cek Fakta: Hoaks Dapur SPPG di NTB Dibakar Massa karena Sebabkan Keracunan
Sumber gambar: data artikel Mafindo/TurnBackHoax. Klik gambar untuk melihat ukuran besar.
Sumber klaimTidak dicantumkan
KlasifikasiCekFakta
ID Mafindo#36675

Klaim yang Beredar

Liputan6.com, Jakarta - Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan yang mengklaim dapur SPPG di NTB dibakar massa karena menyebabkan keracunan. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook pada 14 September 2026. Akun itu mengunggah sebuah foto gedung terbakar dengan narasi:
"Dapur SPPG di NTB dibakar oleh warga karena tidak ada tanggung jawab dari pihak SPPG atas keracunan anak SD"
Akun itu menambahkan narasi "Dapur SPPG di NTB dibakar warga karena tidak ada tanggung jawab terhadap anak SD yg keracunan..."
Lalu benarkah postingan yang mengklaim dapur SPPG di NTB dibakar massa karena menyebabkan keracunan?

Cek Fakta Liputan6.com melakukan penelusuran dan menemukan bantahan dari Polda NTB. Mereka memastikan klaim yang viral dibagikan di media sosial itu tidak benar.
"Setelah dilakukan pemeriksaan dan verifikasi di sejumlah wilayah, tidak ditemukan adanya peristiwa sebagaimana yang dinarasikan dalam video tersebut,” ujar Kombes Pol. Muhammad Kholid, Kabid Humas Polda NTB dilansir dari laman Polri.go.id.
"Untuk informasi yang kemudian dipersepsikan terjadi di Lombok Tengah, jajaran Polsek dan Polres sudah melakukan verifikasi di lapangan. Hasilnya, tidak ditemukan peristiwa seperti yang disebutkan dalam video tersebut," katanya menambahkan.
Ia pun mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial dengan melakukan pengecekan terhadap sumber dan kebenaran informasi, terutama terhadap konten yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
"Mari bersama-sama menjaga ruang informasi tetap sehat. Pastikan informasi yang diterima benar sebelum dibagikan kembali," ujarnya mengakhiri.

Iklan
Promo Spesial

Hasil Pemeriksaan Fakta

Iklan Slot Iklan ArtikelLeaderboard 728 × 90Info Iklan
Iklan Slot Iklan Artikel MobileNative banner 320 × 250Buka
Kesimpulan

CekFakta

Postingan yang mengklaim dapur SPPG di NTB dibakar massa karena menyebabkan keracunan adalah hoaks.

Iklan Slot Iklan Artikel Mobile KeduaNative banner 320 × 200Buka

Referensi (1)

  1. 1https://tribratanews.ntb.polri.go.id/article/hoaks-video-klaim-dapur-sppg-di-ntb-dibakar-warga
Tags:
Keterangan Artikel

Seluruh konten pemeriksaan fakta pada halaman ini disediakan oleh TurnBackHoax/Mafindo. Kami merupakan partner resmi dalam penyebaran informasi terverifikasi.

Logo Liputan 6
Liputan 6

Liputan6.com merupakan portal berita yang terdaftar dan sudah diverifikasi di Dewan Pers Indonesia. Informasi terbaru dan akurat yang disajikan Liputan6.com menitikberatkan pada akurasi dan ketajaman berita dengan sumber informasi yang terpercaya. Liputan6.com tidak bekerja untuk kepentingan politik mana pun dan berdiri di atas dan untuk semua golongan, serta non-partisan. Redaksi Liputan6.com harus taat pada kode etik jurnalistik yang ditetapkan Dewan Pers. Jurnalis Liputan6.com tidak boleh terlibat dalam politik praktis, menjadi pengurus atau tim sukses partai politik. Liputan6.com berdiri sejak Agustus 2000. Awalnya hanya menyajikan berita yang sudah tayang di stasiun televisi pada program Liputan6 SCTV (Surya Citra Televisi). Sejak 24 Mei 2012, induk perusahaan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (Emtek), yang merupakan perusahaan terbuka dan tercatat di Bursa Efek Indonesia, memutuskan untuk memisahkan Liputan6.com dari SCTV dengan menjadi perusahaan sendiri, PT Kreatif Media Karya (KMK). Perusahaan KMK ini merupakan anak perusahaan Emtek. Sejak itu, Liputan6,com mengubah penayangan berita menjadi sebuah portal news online dengan berita yang jauh lebih beragam dibandingkan dengan ketika didirikan. Jumlah berita Liputan6.com makin bertambah dan beragam dengan kanal-kanal yang disesuaikan untuk kebutuhan pembaca seperti Politik, Olahraga, Bisnis, Tekno, Showbiz, Health,Lifestyle, Otomotif, Regional hingga Citizen6 yang mengakomodir jurnalisme warga.