Cek fakta, BMKG tetapkan Lampung siaga 3 akibat kenaikan air laut
Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di Facebook menampilkan informasi yang mengatasnamakan BMKG dan Gubernur Lampung. Unggahan tersebut menyebutkan bahwa…

Klaim yang Beredar
Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di Facebook menampilkan informasi yang mengatasnamakan BMKG dan Gubernur Lampung.
Unggahan tersebut menyebutkan bahwa Lampung berada dalam status bencana Siaga 3 karena ketinggian air laut telah meningkat 20 sentimeter.
Informasi itu juga menyebut adanya ancaman erupsi akibat pergeseran lempeng tektonik dan gempa bumi yang dapat memicu tsunami.
Unggahan tersebut kemudian meminta jajaran kepolisian dan masyarakat untuk melakukan sejumlah langkah, seperti mencari jalur evakuasi, menyiapkan barang penting, menyiapkan logistik, serta mengurangi kegiatan di luar rumah.
Pesan tersebut juga menyebut bahwa status akan meningkat menjadi Siaga 1 apabila kenaikan air laut mencapai 50 sentimeter.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“KEPADA PJU & KAPOLRES JAJARAN. INFORMASI DARURAT : DARI BMKG & Gubernur Lampung
STATUS BENCANA SAAT INI: SIAGA 3 KARENA KETINGGIAN AIR LAUT SUDAH NAIK 20 CM ANCAMAN SAAT INI ;
1.ERUPSI AKIBAT GESEKAN LEMPENG TEKTONIK
2.GEMPA BUMI YG MENYEBABKAN TSUNAMI, AGAR SELURUH WILAYAH SEGERA :
1.MENGGERAKKAN BABINKAMTIBMAS UTK MENCARI INFO JALUR EVAKUASI KE TEMPAT AMAN
2.MENGINFORMASIKAN KE MASYARAKAT UTK JALUR EVAKUASI JIKA TERJADI GEMPA BUMI ATAU TSUNAMI
3.MASYARAKAT MENYIAPKAN BARANG PENTING UTK DIBAWA SAAT EVAKUASI TERMASUK ALAT PENERANGAN SEDERHANA SPT LILIN & KOREK API
4.POLRES & POLSEK MENYIAPKAN LOGISTIK UTK ANTISIPASI PUTUSNYA AKSES JALAN
5.PASUKAN TIM SIAGA BENCANA AGAR SIAPKAN PERLENGKAPAN PERALATAN DAN ALSUS ALMATSUS YG AKAN DIGUNAKAN EVAKUASI MASYARAKAT
6.UMUMKAN MASYARAKAT AGAR MENGURANGI KEGIATAN DILUAR RUMAH , KARENA JIKA BENCANA ALAM TERJADI , KEMUNGKINAN BESAR JARINGAN KOMUNIKASI JUGA AKAN MATI.
ATENSI INI UTK SEGERA DILAKSANAKAN, JIKA KENAIKAN AIR LAUT MALAM INI MANCAPAI 50 CM , MAKA SUDAH BERLAKU SIAGA 1
NOTED: KAROOPS AGAR DI KOORDINIR KABAGOPS JAJARAN UTK RTL ATENSI TSB”
Namun, benarkah BMKG dan Gubernur Lampung menetapkan status Siaga 3 karena kenaikan air laut 20 sentimeter dan mengimbau masyarakat bersiap menghadapi tsunami?
Hasil Pemeriksaan Fakta
Berdasarkan penelusuran, informasi tersebut merupakan hoaks. BPBD Provinsi Lampung melalui akun Instagram resminya mengklarifikasi bahwa informasi mengenai status Siaga 3, kenaikan air laut 20 sentimeter, potensi tsunami, serta instruksi evakuasi yang mengatasnamakan BMKG dan Gubernur Lampung adalah tidak benar.
BPBD Lampung juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan tidak menyebarkan pesan yang belum jelas sumber serta kebenarannya.
Masyarakat diminta memastikan informasi mengenai kondisi kebencanaan melalui kanal resmi pemerintah, BMKG, dan BPBD Provinsi Lampung.
Sementara itu, berdasarkan keterangan BNPB yang dilansir ANTARA, status Siaga Level III yang saat ini berlaku berkaitan dengan aktivitas Gunung Anak Krakatau, bukan karena kenaikan air laut 20 sentimeter di Lampung.
BNPB menyatakan tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda masih berada pada Level III (Siaga) karena kemungkinan terjadinya letusan lanjutan masih tinggi.
BNPB menjelaskan bahwa aktivitas Gunung Anak Krakatau masih menunjukkan beberapa aktivitas kegempaan dan erupsi episodik.
Potensi bahaya yang perlu diwaspadai meliputi lontaran batu pijar, hujan abu lebat, serta kemungkinan aliran lava apabila erupsi kembali berlangsung.
Karena status tersebut, BNPB melarang masyarakat, wisatawan, dan pendaki melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif Gunung Anak Krakatau.
Namun, BNPB juga mengimbau masyarakat pesisir Banten dan Lampung untuk tetap tenang dan tidak mempercayai isu tsunami yang tidak berasal dari kanal resmi pemerintah.
Di sisi lain, BNPB memang melakukan pemantauan dan penguatan kesiapsiagaan di kawasan pesisir yang berpotensi terdampak aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Upaya tersebut meliputi koordinasi dengan pemerintah daerah, pemeriksaan jalur evakuasi, pemantauan sistem peringatan dini, serta penguatan kesiapan masyarakat.
Dengan demikian, klaim bahwa Lampung berstatus Siaga 3 akibat kenaikan air laut 20 sentimeter dan BMKG bersama Gubernur Lampung mengeluarkan instruksi evakuasi merupakan hoaks.
Status Siaga Level III yang diberlakukan saat ini berkaitan dengan aktivitas Gunung Anak Krakatau, bukan karena informasi kenaikan air laut seperti yang disebutkan dalam unggahan.
Klaim: BMKG tetapkan Lampung siaga 3 akibat kenaikan air laut
Rating: Disinformasi
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.



