Iklan Slot Iklan Desktop
Iklan Slot Iklan MobileBanner 320 × 100Lihat
Memuat waktu...| Informasi terverifikasi untuk publik
TerkiniTentang kamiPasang IklanRSS
TERKINI
Hoaks, Megawati Umumkan Bantuan Dana Modal Usaha Lewat WhatsApp•[SALAH] Makanan GMO Merusak Genetik dan Kesehatan Manusia•Salah, Sri Mulyani dan Suahasil Ditangkap KPK karena Korupsi•Cek Fakta: Hoaks Video Kota Solo Dihantam Rudal Secara Tiba-Tiba•Cek Fakta: Tidak Benar Ada 109 Ton Emas Palsu dari PT Antam

Salah, Sri Mulyani dan Suahasil Ditangkap KPK karena Korupsi

Berdasarkan hasil penelusuran, klaim yang menyebutkan seolah-olah merupakan pemberitaan media tentang Sri Mulyani dan Suahasil Nazara terlibat korupsi Rp500…

Iklan Slot Iklan Atas ArtikelLeaderboard 728 × 90Info Iklan
Ilustrasi untuk Salah, Sri Mulyani dan Suahasil Ditangkap KPK karena Korupsi
Sumber gambar: data artikel Mafindo/TurnBackHoax. Klik gambar untuk melihat ukuran besar.
Sumber klaimTidak dicantumkan
KlasifikasiCekFakta
ID Mafindo#37027

Klaim yang Beredar

tirto.id - Beredar di media sosial unggahan mengklaim Prabowo menyesal. Sri Mulyani dan Menteri Keuangan Suahasil Nazara disebut resmi ditangkap KPK karena dugaan korupsi senilai Rp500 triliun.

Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook “Ida Yuda” (arsip) pada Minggu (27/9/2026). Unggahan tersebut menampilkan gambar yang menggabungkan potongan foto beberapa tokoh politik yaitu Sri Mulyani, Prabowo Subianto, Suahasil Nazara, dan Purbaya Yudhi Sadewa. Dalam foto tersebut, tampak Sri Mulyani dan Suahasil Nazara mengenakan rompi tahanan oranye.

Dalam unggahan juga terdapat gambar tiruan yang diklaim sebagai rekaman siaran langsung dari akun YouTube bernama “Rakyat Menilai.”

“KORUPSI 500 TRILIUN..!! PRABOWO MENYESAL SRI MULYANI & SUAHASIL RESMI DITANGKAP KPK DUGAAN KORUPSI 500 TRILIUN DI ERA JOKOWI..!! RESMI DITAHAN.” Begitu narasi tertulis dalam gambar.

Sampai artikel ini ditulis pada Senin (5/10/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 140 tanda suka, 45 komentar, dan 9 kali dibagikan. Kolom komentar terbagi dua sebagian warganet mempercayai informasi tersebut dan yang lainnya menyatakan bahwa informasi tersebut adalah berita bohong.

Lantas, benarkah klaim Prabowo menyesal karena Sri Mulyani dan Suahasil ditangkap KPK karena diduga korupsi Rp500 Triliun?

Baca juga:Menkeu Suahasil Sebut Tambahan Dana BPJS Rp20 T Cair Oktober

Periksa Fakta Sri Mulyani dan Suahasil Ditangkap KPK.

Iklan
Promo Spesial

Hasil Pemeriksaan Fakta

Tirto menelusuri foto dan tampilan pemberitaan yang digunakan dalam unggahan tersebut dengan melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) menggunakan mesin pencarian Google. Hasilnya tidak ditemukan informasi yang membenarkan klaim tersebut.

Dalam pemberitaan Tirto sebelumnya “Keliru, Artikel Menkeu Suahasil Terlibat Korupsi Rp500 Triliun,” ditemukan bahwa gambar yang mengklaim Suahasil Nazara terlibat korupsi Rp 500 triliun juga pernah beredar pada 14 September 2026. Faktanya, klaim tersebut adalah tidak benar dan hasil manipulasi dengan cara menimpa atau mengganti judul asli pemberitaan aslinya pada laman DetikFinance.

Penelusuran terhadap laman resmi PPID Kementerian Keuangan juga menunjukkan adanya klarifikasi mengenai klaim tersebut. Kementerian Keuangan menyatakan informasi mengenai Menteri Keuangan Suahasil Nazara terlibat korupsi Rp500 triliun merupakan berita hoaks.

“Berita yang beredar mengenai Menteri Keuangan Suahasil Nazara terlibat korupsi Rp500 triliun, merupakan berita hoaks. Masyarakat diharapkan waspada terhadap penyebaran berita bohong yang mengatasnamakan Menteri Keuangan Suahasil Nazara.” tulis PPID Kementerian Keuangan.

Dengan demikian, gambar yang digunakan dalam unggahan media sosial tersebut bukan pemberitaan DetikFinance mengenai korupsi Rp500 triliun. Gambar tersebut telah dimanipulasi dengan mengganti headline pemberitaan asli.

Suahasil Nazara baru saja dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto menjadi Menteri Keuangan Republik Indonesia menggantikan menteri keuangan sebelumnya, Purbaya Yudhi Sadewa.

Pascapelantikan, Menkeu Suahasil langsung bekerja memimpin kementerian dan salah satu agenda utamanya adalah memastikan bahwa defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap terjaga aman di bawah 3%.

Klaim mengenai penangkapan Sri Mulyani oleh KPK juga bukan informasi baru yang terverifikasi, sebelumnya beredar klaim yang menyatakan narasi bahwa Sri Mulyani dijemput paksa KPK sebagai disinformasi dan menemukan bahwa video yang digunakan merupakan hasil suntingan dari sejumlah peristiwa berbeda.

Melansir laman Jala Hoaks, video yang mengklaim bahwa Menteri Keuangan Sri Mulyani dijemput paksa oleh KPK adalah tidak benar. Video tersebut merupakan hasil suntingan dari sejumlah sumber yang tidak terkait dan tidak ditemukan informasi valid mengenai klaim tersebut.

Sampai saat ini tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan Sri Mulyani ataupun Suahasil ditangkap oleh KPK karena kasus dugaan korupsi.

Sri Mulyani bebas dari segala bentuk penangkapan, penahanan, atau penyitaan aset oleh KPK, dan telah menyelesaikan pengabdiannya sebagai Menteri Keuangan. Semua narasi video di media sosial yang mengklaim dirinya memakai rompi tahanan atau dijemput paksa adalah hasil manipulasi dan tidak benar.

Dengan demikian, tidak terdapat dasar yang dapat membenarkan narasi pada gambar bahwa Sri Mulyani dan Suahasil Nazara resmi ditangkap KPK karena dugaan korupsi Rp500 triliun.

Baca juga:Apa Itu IDA Badan Bank Dunia yang Kini Dipimpin Sri Mulyani?

Iklan Slot Iklan ArtikelLeaderboard 728 × 90Info Iklan
Iklan Slot Iklan Artikel MobileNative banner 320 × 250Buka
Kesimpulan

CekFakta

Berdasarkan hasil penelusuran, klaim yang menyebutkan seolah-olah merupakan pemberitaan media tentang Sri Mulyani dan Suahasil Nazara terlibat korupsi Rp500 triliun bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading). Kementerian Keuangan membantah klaim tersebut dan tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan bahwa Sri Mulyani dan Suahasil ditangkap KPK. Faktanya saat ini, baik Sri Mulyani maupun Suahasil Nazara sama sekali tidak ditangkap oleh KPK. Informasi tersebut merupakan bentuk disinformasi atau manipulasi informasi yang beredar di media sosial. == Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

Iklan Slot Iklan Artikel Mobile KeduaNative banner 320 × 200Buka

Referensi (8)

  1. 1https://web.facebook.com/ida.yuda.2025/posts/pfbid02JYV1JggmiqNvzCk4d9XM4VKpftakvfuEnnCfiJFL9mqHc594EyGhwyoT4caQxwcVl?_rdc=1&_rdr#
  2. 2https://archive.today/EicNJ
  3. 3https://tirto.id/menkeu-suahasil-sebut-tambahan-dana-bpjs-rp20-t-cair-oktober-hDk7
  4. 4https://tirto.id/keliru-artikel-menkeu-suahasil-terlibat-korupsi-rp-500-triliun-hC2E
  5. 5https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-8662707/menkeu-suahasil-defisit-apbn-akan-tetap-di-bawah-3
  6. 6https://e-ppid.kemenkeu.go.id/in/post/%5Bhoaks%5D-menteri-keuangan-suahasil-nazara-terlibat-korupsi-rp500-triliun
  7. 7https://jalahoaks.jakarta.go.id/detail/HOAKS-Menteri-Keuangan-Sri-Mulyani-Dijemput-Paksa-KPK
  8. 8https://tirto.id/apa-itu-ida-badan-bank-dunia-yang-kini-dipimpin-sri-mulyani-hASY
Tags:
Keterangan Artikel

Seluruh konten pemeriksaan fakta pada halaman ini disediakan oleh TurnBackHoax/Mafindo. Kami merupakan partner resmi dalam penyebaran informasi terverifikasi.

Logo Tirto.id
Tirto.id✓

Tirto.id menyajikan berita berbasis fakta dan analisis data, ditulis secara menarik dan senantiasa dilengkapi Infografik. Nama tirto kami pilih sebagai ungkapan rasa hormat kami kepada Tirto Adhi Soerjo (Sang Pemula) sekaligus keinginan kami untuk sejalan dengan filosofi tirta (air) yang jernih, mengalir, mencerahkan.