Iklan Slot Iklan Desktop
Iklan Slot Iklan MobileBanner 320 × 100Lihat
Memuat waktu...| Informasi terverifikasi untuk publik
TerkiniTentang kamiPasang IklanRSS
TERKINI
Hoaks, Aturan Baru Pertamina Batasi Pembelian BBM di Semua SPBU•Cek Fakta: Hoaks Pertamina Berlakukan Aturan Baru Pembatasan Pembelian BBM•Cek Fakta: Tidak Benar Pesan Berantai Meta AI Bisa Akses Seluruh Percakapan di WhatsApp•Cek Fakta: Hoaks Video Wamenkeu Thomas Djiwandono Umumkan Bantuan Dana Hibah•[SALAH] Susu Formula Mengandung Maltodekstrin, Berbahaya untuk Bayi

Cek Fakta: Tidak Benar Pesan Berantai Meta AI Bisa Akses Seluruh Percakapan di WhatsApp

Pesan berantai yang mengklaim Meta AI bisa memiliki akses seluruh percakapan WhatsApp grup dan individu adalah tidak benar.

Iklan Slot Iklan Atas ArtikelLeaderboard 728 × 90Info Iklan
Ilustrasi untuk Cek Fakta: Tidak Benar Pesan Berantai Meta AI Bisa Akses Seluruh Percakapan di WhatsApp
Sumber gambar: data artikel Mafindo/TurnBackHoax. Klik gambar untuk melihat ukuran besar.
Sumber klaimTidak dicantumkan
KlasifikasiCekFakta
ID Mafindo#37020

Klaim yang Beredar

Liputan6.com, Jakarta - Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan pesan berantai yang mengklaim Meta AI bisa memiliki akses seluruh percakapan WhatsApp grup dan individu. Pesan berantai itu beredar sejak pekan ini.
Berikut isi pesan berantainya:
"Sekedar Info:
Bagi Anda yang menjadi admin grup WhatsApp—dan sekadar informasi—fitur AI di WhatsApp akan memiliki akses ke semua percakapan.
Oleh karena itu, semua admin grup sebaiknya mengaktifkan opsi "Enhanced Privacy" (Privasi yang Ditingkatkan).
Jika tidak, AI tersebut dapat membuka pesan grup, melihat nomor telepon, dan bahkan mengakses data pribadi dari ponsel Anda, termasuk percakapan pribadi.
Berikut cara mencegahnya:
1. Buka obrolan grup.
2. Ketuk nama grup di bagian atas.
3. Gulir ke bawah dan aktifkan opsi "Advanced Chat Privacy" (Privasi Obrolan Lanjutan).
Mohon lakukan hal ini sesegera mungkin (dan bagikan informasi ini ke grup lain yang Anda ikuti), karena hanya admin yang dapat melakukannya."
Lalu benarkah pesan berantai yang mengklaim Meta AI bisa memiliki akses seluruh percakapan WhatsApp grup dan individu?
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan penjelasan dari Meta. Penjelasan itu disampaikan dalam laman Blog.Whatsapp.com pada 23 April 2025.
Mereka menjelaskan pengaturan "Privasi Obrolan Lanjutan" membantu menghentikan obrolan agar tidak dibagikan di luar WhatsApp, seperti memblokir ekspor atau unduhan otomatis.
Fitur itu bukan untuk memblokir Meta AI mengakses ke seluruh percakapan di grup maupun individu.
Pasalnya semua percakapan pribadi dan grup diamankan dengan enkripsi ujung ke ujung. Artinya Meta AI tidak bisa membaca isi obrolan dalam percakapan di grup maupun antar pribadi untuk menjamin privasi.
Fitur Meta AI di Whatsapp hanya dapat melihat pesan yang dikirim langsung kepadanya atau yang ditandai dengan @Meta AI.
Juru Bicara Whatsappp menjelaskan kepada AfricaCheck.org bahwa jika Anda tidak berinteraksi dengan alat AI, tidak ada informasi yang akan dikirim ke Meta AI. Bahkan jika Anda belum mengaktifkan fitur privasi obrolan tingkat lanjut.

Iklan
Promo Spesial

Hasil Pemeriksaan Fakta

Iklan Slot Iklan ArtikelLeaderboard 728 × 90Info Iklan
Iklan Slot Iklan Artikel MobileNative banner 320 × 250Buka
Kesimpulan

CekFakta

Pesan berantai yang mengklaim Meta AI bisa memiliki akses seluruh percakapan WhatsApp grup dan individu adalah tidak benar.

Iklan Slot Iklan Artikel Mobile KeduaNative banner 320 × 200Buka

Referensi (3)

  1. 1https://blog.whatsapp.com/introducing-advanced-chat-privacy
  2. 2https://africacheck.org/fact-checks/blog/viral-whatsapp-warning-wrong-app-does-have-privacy-concerns
  3. 3https://cyberpeace.org/resources/blogs/factcheck-a-viral-claim-suggests-that-by-turning-on-advance-chat-privacy-meta-ai-can-avoid-reading-whatsapp-chats
Tags:
Keterangan Artikel

Seluruh konten pemeriksaan fakta pada halaman ini disediakan oleh TurnBackHoax/Mafindo. Kami merupakan partner resmi dalam penyebaran informasi terverifikasi.

Logo Liputan 6
Liputan 6✓

Liputan6.com merupakan portal berita yang terdaftar dan sudah diverifikasi di Dewan Pers Indonesia. Informasi terbaru dan akurat yang disajikan Liputan6.com menitikberatkan pada akurasi dan ketajaman berita dengan sumber informasi yang terpercaya. Liputan6.com tidak bekerja untuk kepentingan politik mana pun dan berdiri di atas dan untuk semua golongan, serta non-partisan. Redaksi Liputan6.com harus taat pada kode etik jurnalistik yang ditetapkan Dewan Pers. Jurnalis Liputan6.com tidak boleh terlibat dalam politik praktis, menjadi pengurus atau tim sukses partai politik. Liputan6.com berdiri sejak Agustus 2000. Awalnya hanya menyajikan berita yang sudah tayang di stasiun televisi pada program Liputan6 SCTV (Surya Citra Televisi). Sejak 24 Mei 2012, induk perusahaan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (Emtek), yang merupakan perusahaan terbuka dan tercatat di Bursa Efek Indonesia, memutuskan untuk memisahkan Liputan6.com dari SCTV dengan menjadi perusahaan sendiri, PT Kreatif Media Karya (KMK). Perusahaan KMK ini merupakan anak perusahaan Emtek. Sejak itu, Liputan6,com mengubah penayangan berita menjadi sebuah portal news online dengan berita yang jauh lebih beragam dibandingkan dengan ketika didirikan. Jumlah berita Liputan6.com makin bertambah dan beragam dengan kanal-kanal yang disesuaikan untuk kebutuhan pembaca seperti Politik, Olahraga, Bisnis, Tekno, Showbiz, Health,Lifestyle, Otomotif, Regional hingga Citizen6 yang mengakomodir jurnalisme warga.