Iklan Slot Iklan Desktop
Iklan Slot Iklan MobileBanner 320 × 100Lihat
Memuat waktu...| Informasi terverifikasi untuk publik
TerkiniTentang kamiPasang IklanRSS
TERKINI
Hoaks, Aturan Baru Pertamina Batasi Pembelian BBM di Semua SPBU•Cek Fakta: Hoaks Pertamina Berlakukan Aturan Baru Pembatasan Pembelian BBM•Cek Fakta: Tidak Benar Pesan Berantai Meta AI Bisa Akses Seluruh Percakapan di WhatsApp•Cek Fakta: Hoaks Video Wamenkeu Thomas Djiwandono Umumkan Bantuan Dana Hibah•[SALAH] Susu Formula Mengandung Maltodekstrin, Berbahaya untuk Bayi

Cek Fakta: Hoaks Video Wamenkeu Thomas Djiwandono Umumkan Bantuan Dana Hibah

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim video Wamenkeu Thomas Djiwandono mengumumkan bantuan dana hibah seperti yang beredar di Facebook, tidak benar dan…

Iklan Slot Iklan Atas ArtikelLeaderboard 728 × 90Info Iklan
Ilustrasi untuk Cek Fakta: Hoaks Video Wamenkeu Thomas Djiwandono Umumkan Bantuan Dana Hibah
Sumber gambar: data artikel Mafindo/TurnBackHoax. Klik gambar untuk melihat ukuran besar.
Sumber klaimTidak dicantumkan
KlasifikasiCekFakta
ID Mafindo#37019

Klaim yang Beredar

Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono mengumumkan bantuan dana hibah. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 30 September 2026.
Dalam unggahan video yang beredar, tampak Wamenkeu menyampaikan pengumuman. Berikut isi transkripnya:
"Pengumuman untuk masyarakat, mohon segera daftarkan diri anda tanggal 30 September 2026 kami akan daftarkan berkas anda, sebutkan usia dan asal daerah daftar hari ini, cair hari ini"
Video juga disertai tulisan sebagai berikut:
"PERESMIAN WAMENKEU KEPADA SELURUH RAKYAT INDONESIA YANG BERUMUR 27-80 TAHUN
BANTUAN DANA HIBAH HUBUNGI WHATSAPP 08xxxxxxxxx"
Lalu benarkah klaim video Wamenkeu Thomas Djiwandono mengumumkan bantuan dana hibah? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

Iklan
Promo Spesial

Hasil Pemeriksaan Fakta

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video Wamenkeu Thomas Djiwandono mengumumkan bantuan dana hibah. Penelusuran dilakukan dengan menggunakan perangkat pendeteksi AI lewat situs Hive Moderation.
Analisis Hive Moderation mengungkap bahwa video tersebut 68,5 persen buatan AI. Audio atau suara juga menunjukkan 99,3 persen buatan AI.
Penelusuran juga dilakukan menggunakan Google Image. Hasilnya ditemukan klaim identik dengan kegiatan Thomas dalam acara Indonesia Data and Economic (IDE) KataData 2025: Data for Growth di Jakarta, Selasa 18 Februari 2025.
Dalam acara itu, Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono menyebut ekonomi Indonesia lebih tangguh dibanding negara lain meski kelas menengah turun dari 17,24 persen pada 2014 menjadi 17,13 persen pada 2024.
Dikutip dari akun Youtube KataData Indonesia, Thomas optimistis kelompok ini akan tumbuh melalui kebijakan pemerintah, yang menargetkan kelas menengah mencakup 70 persen populasi pada 2045, mendukung visi Indonesia menjadi negara maju dengan pendapatan per kapita US$30.300.
Sementara itu dikutip dari website Kemenkeu, pada acara KataData tersebut, Thomas Djiwandono menyampaikan program unggulan pemerintah untuk memperkuat daya saing dan kesejahteraan. Program-program tersebut akan berfokus pada beberapa sektor utama, antara lain sumber daya manusia, perlindungan sosial, ketahanan pangan dan energi, serta stabilitas ketahanan dan pertahanan.

Iklan Slot Iklan ArtikelLeaderboard 728 × 90Info Iklan
Iklan Slot Iklan Artikel MobileNative banner 320 × 250Buka
Kesimpulan

CekFakta

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim video Wamenkeu Thomas Djiwandono mengumumkan bantuan dana hibah seperti yang beredar di Facebook, tidak benar dan merupakan hoaks.

Iklan Slot Iklan Artikel Mobile KeduaNative banner 320 × 200Buka

Referensi (3)

  1. 1https://hivemoderation.com/ai-generated-content-detection
  2. 2https://www.kemenkeu.go.id/informasi-publik/publikasi/berita-utama/Program-Unggulan-Pemerintah-untuk-Kesejahteraan
  3. 3https://www.youtube.com/watch?v=LkY3z07BlXs&list=PLaIynhfvv0khNjP9YSNMzobSOWFHdicfr&index=16
Tags:
Keterangan Artikel

Seluruh konten pemeriksaan fakta pada halaman ini disediakan oleh TurnBackHoax/Mafindo. Kami merupakan partner resmi dalam penyebaran informasi terverifikasi.

Logo Liputan 6
Liputan 6✓

Liputan6.com merupakan portal berita yang terdaftar dan sudah diverifikasi di Dewan Pers Indonesia. Informasi terbaru dan akurat yang disajikan Liputan6.com menitikberatkan pada akurasi dan ketajaman berita dengan sumber informasi yang terpercaya. Liputan6.com tidak bekerja untuk kepentingan politik mana pun dan berdiri di atas dan untuk semua golongan, serta non-partisan. Redaksi Liputan6.com harus taat pada kode etik jurnalistik yang ditetapkan Dewan Pers. Jurnalis Liputan6.com tidak boleh terlibat dalam politik praktis, menjadi pengurus atau tim sukses partai politik. Liputan6.com berdiri sejak Agustus 2000. Awalnya hanya menyajikan berita yang sudah tayang di stasiun televisi pada program Liputan6 SCTV (Surya Citra Televisi). Sejak 24 Mei 2012, induk perusahaan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (Emtek), yang merupakan perusahaan terbuka dan tercatat di Bursa Efek Indonesia, memutuskan untuk memisahkan Liputan6.com dari SCTV dengan menjadi perusahaan sendiri, PT Kreatif Media Karya (KMK). Perusahaan KMK ini merupakan anak perusahaan Emtek. Sejak itu, Liputan6,com mengubah penayangan berita menjadi sebuah portal news online dengan berita yang jauh lebih beragam dibandingkan dengan ketika didirikan. Jumlah berita Liputan6.com makin bertambah dan beragam dengan kanal-kanal yang disesuaikan untuk kebutuhan pembaca seperti Politik, Olahraga, Bisnis, Tekno, Showbiz, Health,Lifestyle, Otomotif, Regional hingga Citizen6 yang mengakomodir jurnalisme warga.