Salah, Tangkapan Layar Nusron Wahid Sebut Jokowi Terima Suap
Berdasarkan hasil pemeriksaan fakta, tangkapan layar artikel yang mengatasnamakan CNN Indonesia dan memuat klaim bahwa Menteri ATR/BPN Nusron Wahid mengaku…

Klaim yang Beredar
tirto.id -
Periksa Fakta Nusron Wahid. foto/hotline periksa fakta tirto
Hasil Pemeriksaan Fakta
Berbekal tangkap layar konten tersebut, Tirto mencoba melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image search) menggunakan perangkat Google Lens. Dari penelusuran, ditemukan artikel arsipberita CNN Indonesia yang dicatut dalam tangkapan layar dalam unggahan yang viral tersebut.Dengan foto dan waktu tayang yang sama persis, artikel yang diunggah CNN Indonesia justru memiliki judul “Menguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB Summarecon”.Selain itu, dalam artikel yang diunggah CNN Indonesia, sama sekali tidak menyinggung pernyataan Nusron yang mengaku telah menerima sedikit uang suap dan Jokowi menerima suap hingga Rp700 miliar.Sebaliknya, artikel tersebut justru mempertanyakan keberadaan Nusron Wahid setelah dua hari tidak muncul dalam agenda pemerintahan pasca-OTT KPK terkait dugaan kasus suap HGB Summarecon, serta rangkaian perkembangan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK di lingkungan Kementerian ATR/BPN.Beberapa poin penting dalam artikel CNN Indonesia tersebut di antaranya adalah, Nusron Wahid absen dalam dua rapat berturut-turut bersama Komisi II DPR (Selasa, 15 September dan Rabu, 16 September 2026) dan diwakili oleh Wakil Menteri ATR/BPN, Ossy Dermawan. Poin lainnya adalah, Ossy Dermawan menyatakan Nusron tidak hadir karena adanya kegiatan lain yang sudah terjadwal dan membantah kabar bahwa Nusron sedang sakit. Meski begitu, Ossy mengaku tidak mengetahui secara pasti keberadaan Nusron.Lainnya, dalam artikel tersebut juga dilaporkan perihal operasi tangkap tangan terkait dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) tersebut mengamankan 17 orang serta barang bukti berupa 20 koper dan tas berisi uang tunai sekitar Rp100 miliar. Di situ juga disebutkan perihal KPK menetapkan empat orang dekat/kepercayaan Nusron sebagai tersangka, yaitu Arif Sugiyanto, Fahd El Fouz (Fahd A Rafiq), Erwin, dan Muhammad Fakhry. Selain itu, artikel tersebut juga melaporkan tim penyidik KPK mendalami dugaan keterlibatan Nusron Wahid dalam kasus ini, mengingat namanya muncul dalam proses pemeriksaan. Sumber internal KPK juga menyebutkan dugaan bahwa uang tunai Rp100 miliar yang disita di rumah salah satu tersangka diakui milik Nusron.Lebih lanjut, Tirto juga menemukan unggahan serupa dalam Threads dengan akun @jazuliandini70, yang sudah diklarifikasi oleh Meta AI. Di situ, Meta mengklarifikasi demikian, "Gambar itu hoaks editan - tidak ada artikel CNN Indonesia 17 Sep 2026 dengan judul itu. Berita aslinya yang lagi ramai adalah OTT KPK 14 Sep 2026 terkait suap HGB Summarecon, KPK sita sekitar Rp106,3 miliar dalam 20 koper dan tetapkan 8 tersangka, 4 diantaranya disebut orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid. Nama Nusron memang disebut dalam pemeriksaan tapi KPK bilang masih didalami dan belum ada pemeriksaan terhadap Nusron, apalagi klaim Jokowi terima 700 M diserahkan ke rumahnya."Baca juga:Sekjen Sebut Nusron Wahid Sudah Mundur dari Pengurus DPP Golkar
CekFakta
Berdasarkan hasil pemeriksaan fakta, tangkapan layar artikel yang mengatasnamakan CNN Indonesia dan memuat klaim bahwa Menteri ATR/BPN Nusron Wahid mengaku menerima uang suap, sementara Presiden ke-7 Joko Widodo menerima aliran uang hingga Rp700 miliar, merupakan konten yang bersifat salah dan menyesatkan (false & misleading).Tirto tidak menemukan artikel CNN Indonesia dengan judul maupun isi seperti yang tercantum dalam tangkapan layar tersebut. Sebaliknya, foto dan waktu tayang yang digunakan dalam tangkapan layar memang berasal dari artikel CNN Indonesia, tetapi judul aslinya adalah “Menguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB Summarecon”.Artikel tersebut tidak memuat pernyataan Nusron mengenai penerimaan uang suap maupun klaim adanya aliran dana Rp700 miliar kepada Jokowi.Dengan demikian, klaim bahwa Nusron Wahid mengaku menerima suap dan Jokowi menerima uang Rp700 miliar sebagaimana tercantum dalam tangkapan layar tersebut, tidak terbukti. Judul dalam tangkapan layar tersebut telah diuba
Referensi (12)
- 1https://www.facebook.com/groups/1422031931680210/posts/2281460039070724/
- 2https://archive.ph/HQexD
- 3https://www.facebook.com/reel/1128687599669900
- 4https://www.facebook.com/thoyib.hudha/posts/pfbid0uSU7txDPMWpyhBj6SkrMw75rYnSq1p4jJzSEAkcTsNut46JQY8qKbaH6gFQkTH75l
- 5https://www.facebook.com/photo/?fbid=10231600379422781&set=gm.1568763951040958&idorvanity=565571494693547
- 6https://www.facebook.com/roman.174892/posts/pfbid02oNbK2jZNiPnzNFX37A7g6GPdG1rmVox7BB37od5vT299jp4Z7ZfrQvdM6hdxmiMrl
- 7https://x.com/alisyarief/status/2101105751586652487/photo/1
- 8https://fusilatnews.com/kpk-telusuri-d
- 9https://tirto.id/2-orang-kepercayaan-nusron-wahid-bungkam-soal-duit-kasus-atrbpn-hC7B
- 10https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260917071119-12-1404840/menguak-misteri-keberadaan-nusron-usai-kpk-ott-kasus-hgb-summarecon
- 11https://www.threads.com/@meta.ai/post/DddeZwejwb6/gambar-itu-hoaks-editan-tidak-ada-artikel-cnn-indonesia-sep-dengan-judul-itu/
- 12https://tirto.id/sekjen-sebut-nusron-wahid-sudah-mundur-dari-pengurus-dpp-golkar-hC4F



.png)