Hoaks! Surat peringatan pemadaman internet dari Komdigi pada 25-27 September
Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di Facebook menampilkan sebuah dokumen yang mengatasnamakan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Dokumen tersebut…

Klaim yang Beredar
Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di Facebook menampilkan sebuah dokumen yang mengatasnamakan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Dokumen tersebut berjudul “Surat Peringatan” dan memuat logo Garuda serta identitas Komdigi. Surat itu juga mencantumkan nomor B-486/KKD/HM.01.02/09/2026 dan tanggal 24 September 2026.
Dalam dokumen tersebut tertulis bahwa pemerintah akan melakukan pemadaman internet nasional selama tiga hari, mulai Jumat (25/9/2026).
Surat itu menyebutkan bahwa pemadaman akan menyebabkan layanan internet, WhatsApp, Google, media sosial, perbankan, dan ATM tidak dapat digunakan.
Dokumen tersebut juga mencantumkan nama Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid beserta tanda tangan.
Unggahan tersebut disertai narasi:
“Ada yg bisa kasi paham. Ada mie 20 tahun pegang hp baru kali ini dapat kabar seperti ini
Surat peringatan Pemadaman internet nasional selama 3 hari mulai september 2026”
Namun, benarkah surat peringatan pemadaman internet nasional dari Komdigi tersebut?
Hasil Pemeriksaan Fakta
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memastikan bahwa informasi mengenai pemadaman internet nasional selama tiga hari pada 25 hingga 27 September 2026 merupakan hoaks.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo menegaskan bahwa surat tersebut merupakan dokumen palsu.
“Surat peringatan pemadaman internet nasional yang mengatasnamakan kementerian kami adalah murni tindakan pemalsuan dan berita bohong. Tidak ada rencana pemadaman internet nasional pada 25 sampai 27 September 2026,” kata Angga, dilansir dari ANTARA.
Ia juga memastikan pemerintah tidak memiliki kebijakan untuk memadamkan internet secara nasional pada 25 hingga 27 September 2026.
Angga menjelaskan bahwa layanan internet, aplikasi pesan instan, sistem perbankan, ATM, jaringan seluler, dan jaringan fiber optik tetap beroperasi seperti biasa. Ia juga membantah adanya gangguan besar pada sistem satelit komunikasi nasional seperti yang disebut dalam surat tersebut.
Kemkomdigi mengimbau masyarakat untuk tidak mempercayai atau menyebarkan dokumen tersebut.
Masyarakat juga tidak perlu melakukan penarikan uang tunai secara berlebihan atau menghindari transaksi digital karena layanan perbankan dan ATM tetap berjalan normal.
Dengan demikian, surat yang mengatasnamakan Komdigi dan menyebut adanya pemadaman internet nasional selama tiga hari pada 25 hingga 27 September 2026 merupakan hoaks.
Klaim: Surat peringatan pemadaman internet dari Komdigi pada 25-27 September
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.




