[BELUM TERBUKTI] Undur-Undur Mampu Obati Diabetes
Faktanya, tidak ada bukti ilmiah undur-undur dapat mengobati diabetes pada manusia, menurut BPOM klaim khasiat obat pada manusia perlu dilakukan uji klinis pada…
![Ilustrasi untuk [BELUM TERBUKTI] Undur-Undur Mampu Obati Diabetes](/cdn/gambar/1790693060_Misleading-6.png)
Klaim yang Beredar
Akun Facebook “Lesehan Mayang Otd” [arsip] pada Selasa (21/7/2026) membagikan foto serangga undur-undur disertai narasi:
“Inilah salah satu hewan yg bermanfaat bagi tubuh ini namanya undur-undur bisa mengobati Diabetes,,, Kalo di tempat kalian namanya apa besti,,,”
Hingga Selasa (29/9/2026) unggahan tersebut menuai 17 tanda suka dan 21 komentar.
Hasil Pemeriksaan Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memanfaatkan ChatGPT untuk menelusuri sumber kredibel dan studi ilmiah terkait klaim tersebut. Hasil penelusuran menunjukkan tidak ada bukti ilmiah yang membenarkan serangga undur-undur dapat menyembuhkan atau mengobati diabetes pada manusia. Penelitian yang telah dilakukan hanya sebatas pada hewan.
Studi dari Universitas Jember berjudul “Antihyperglycaemic and tissue-repair effects of Myrmeleon formicarius extract in streptozotocin-induced diabetic mice” yang terbit dalam Journal of Taibah University Medical Sciences dan telah terindeks di PubMed Central menunjukkan bahwa pada dosis tertentu kadar glukosa darah pada mencit yang telah dibuat mengalami diabetes telah turun secara signifikan. Namun, penelitian ini masih belum membuktikan bahwa undur-undur dapat menjadi obat diabetes bagi manusia.
Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), data penelitian pada hewan merupakan data praklinik, apabila digunakan untuk mendukung suatu klaim khasiat pada manusia, relevansinya terhadap manusia juga harus dibuktikan. Oleh karena itu, adanya penelitian pada hewan belum cukup untuk menyimpulkan bahwa undur-undur efektif dan aman sebagai obat diabetes, diperlukan bukti uji klinis pada manusia.
Misleading Content
Faktanya, tidak ada bukti ilmiah undur-undur dapat mengobati diabetes pada manusia, menurut BPOM klaim khasiat obat pada manusia perlu dilakukan uji klinis pada manusia. Jadi, unggahan berisi klaim “undur-undur mampu obati diabetes” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).
Referensi (5)
- 1https://archive.ph/01Zym
- 2https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC6694966/
- 3https://standar-otskk.pom.go.id/storage/uploads/2f3e46a1-c83d-4c22-9368-c0d4c4fc51cf/Rancangan-Peraturan-Badan-Pengawas-Obat-dan-Makanan-tentang-Pedoman-Klaim-Khasiat-Obat-Tradisional.pdf
- 4https://web.facebook.com/photo?fbid=1334185798830219&set=a.103321681916643&_rdc=1&_rdr#
- 5https://archive.ph/sPWoo

.png)
.png)

