Iklan Slot Iklan Desktop
Iklan Slot Iklan MobileBanner 320 × 100Lihat
Memuat waktu...| Informasi terverifikasi untuk publik
TerkiniTentang kamiPasang IklanRSS
TERKINI
[SALAH] Mendes PDT Marah karena Warga Tidak Belanja di Kopdes•Hoaks, PTUN Putuskan Penyetaraan Ijazah Gibran Sah•Hoaks! BMKG pastikan tidak akan ada hujan di Indonesia sepanjang 2027•Hoaks! Karhutla Kalimantan ditetapkan jadi bencana nasional•Hoaks! Prabowo minta Menkeu Suahasil ajukan utang Rp300 triliun kepada China untuk MBG

[SALAH] Mendes PDT Marah karena Warga Tidak Belanja di Kopdes

Faktanya, tidak ada laporan resmi dan berita kredibel yang mengonfirmasi narasi tersebut. Jadi, unggahan foto dengan narasi “Mendes PDT marah karena warga tidak…

Iklan Slot Iklan Atas ArtikelLeaderboard 728 × 90Info Iklan
Ilustrasi untuk [SALAH] Mendes PDT Marah karena Warga Tidak Belanja di Kopdes
Sumber gambar: data artikel Mafindo/TurnBackHoax. Klik gambar untuk melihat ukuran besar.
Sumber klaimFacebook
KlasifikasiFabricated Content
ID Mafindo#37359
Lihat sumber klaim ↗

Klaim yang Beredar

Akun Facebook “Pelangi Mina” pada Senin (12/10/2026) mengunggah foto [arsip] yang menampilkan Menteri Desa Yandri Susanto dengan narasi berikut:

“ORANG DESA ITU MAUNYA APA? SUDAH DI BILANG BELANJA DI KOPRASI KOK MASIH DI TOKO KECIL. ORANG DESA ITU HARUS NURUT”.

Pengunggah juga menambahkan narasi berikut:

“GREGET maning nyong
rika di prentah nurut lur aja ora

MENDES (Menteri Desa) Yandri Susanto Berkata ; Orang desa tu maunya apa? Sudah dibilang belanja dikopdes kok msh belanja ditoko kecil orang desa itu harus nurut dong demi kopdes”.

Hingga Rabu (4/11/2026) unggahan tersebut telah menuai 37 komentar.

Iklan
Promo Spesial

Hasil Pemeriksaan Fakta

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Menteri Desa Yandri Susanto marahi warga karena tidak belanja di Kopdes” ke mesin pencari Google. Hasilnya mengarah ke beberapa artikel yang membantah klaim, yakni:

  • liputan6.com “Cek Fakta: Hoaks Mendes PDT Marah karena Orang Desa Belanja di Toko Kecil Ketimbang Kopdes” tayang pada Senin (12/10/2026), dan

  • turnbackhoax.id “[SALAH] Mendes Yandri: Pemerintah Berharap Toko di Desa Ditutup agar Rakyat Belanja di Kopdes” tayang pada Senin (10/8/2026). 

TurnBackHoax menelusuri konteks asli foto yang diunggah akun “Pelangi Mina” tersebut. Hasilnya, foto itu merupakan tangkapan layar dari video kunjungan kerja Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto ke Desa Bubung, Luwuk, pada April 2026, yang diunggah lengkap di akun Instagram resminya. Dalam video tersebut, kunjungan dilakukan untuk memastikan koperasi desa berjalan efektif, bukan untuk memarahi warga karena tidak berbelanja di kopdes. Video serupa juga ditemukan di kanal YouTube “pojidagang4502”.

TurnBackHoax lalu mencari berita tentang Yandri Susanto terkait narasi warga dan kopdes ini di kolom pencarian pada website Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia. Hasilnya, terdapat satu artikel berita yang ditulis oleh Admin Humas Kemendes PDT berjudul “Mendes Yandri Minta Masyarakat Waspadai Konten Medsos yang Menyesatkan” yang tayang pada Jumat (31/7/2026). 

Hoaks serupa juga telah banyak beredar, seperti yang dibahas oleh TurnBackHoax berjudul “[SALAH] Pemerintah Bakal Tutup Toko Swasta Demi Koperasi Merah Putih Tanpa Pesaing” tayang pada Senin (20/7/2026) dan “[SALAH] Ada Larangan Pendirian Toko Kelontong di Dekat Kopdes Merah Putih” tayang pada Jumat (31/7/2026).

Iklan Slot Iklan ArtikelLeaderboard 728 × 90Info Iklan
Iklan Slot Iklan Artikel MobileNative banner 320 × 250Buka
Kesimpulan

Fabricated Content

Faktanya, tidak ada laporan resmi dan berita kredibel yang mengonfirmasi narasi tersebut. Jadi, unggahan foto dengan narasi “Mendes PDT marah karena warga tidak belanja di kopdes” merupakan konten palsu (fabricated content).

Iklan Slot Iklan Artikel Mobile KeduaNative banner 320 × 200Buka

Referensi (9)

  1. 1https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/8311036/cek-fakta-hoaks-mendes-pdt-marah-karena-orang-desa-belanja-di-toko-kecil-ketimbang-kopdes
  2. 2https://turnbackhoax.id/articles/36051-salah-mendes-yandri-pemerintah-berharap-toko-di-desa-ditutup-agar-rakyat-belanja-di-kopdes
  3. 3https://www.instagram.com/reels/DXEsw97EpyA/
  4. 4https://www.youtube.com/shorts/fp0JJ4JdBB4
  5. 5https://kemendesa.go.id/berita/mendes-yandri-minta-masyarakat-waspadai-konten-medsos-yang-menyesatkan-id
  6. 6https://turnbackhoax.id/articles/35726-salah-pemerintah-bakal-tutup-toko-swasta-demi-koperasi-merah-putih-tanpa-pesaing
  7. 7https://turnbackhoax.id/articles/35913-salah-ada-larangan-pendirian-toko-kelontong-di-dekat-kopdes-merah-putih
  8. 8https://www.facebook.com/pelangi.mina.2025/posts/pfbid0qjmoV6KHgrkbAxLpDQyfXZWnFHmw9sRLEjKSg575zQECug8z1m1jVajuiVDPZ841l?rdid=c5FSdrNqVXWSTBjP#
  9. 9https://ghostarchive.org/archive/o3XMU
Tags:
Keterangan Artikel

Seluruh konten pemeriksaan fakta pada halaman ini disediakan oleh TurnBackHoax/Mafindo. Kami merupakan partner resmi dalam penyebaran informasi terverifikasi.

Logo Mafindo
Mafindo✓

MAFINDO adalah CSO anti hoax (organisasi masyarakat sipil). Kami mulai sebagai gerakan akar rumput online sejak 2015. Didirikan sebagai organisasi pada 19 November 2016, kami telah mempelopori banyak inisiatif anti hoax, seperti crowdsourced hoax busting, edukasi literasi digital untuk publik, CekFakta.com, dan kampanye publik untuk meningkatkan kesadaran tentang hoax dan bahayanya.