Iklan Slot Iklan Desktop
Iklan Slot Iklan MobileBanner 320 × 100Lihat
Memuat waktu...| Informasi terverifikasi untuk publik
TerkiniTentang kamiPasang IklanRSS
TERKINI
Salah, Foto Menkes Pakai Tabung Oksigen karena Sesak Napas•Hoaks! Prabowo minta Indonesia boikot media sosial agar jaga nama baik negara•Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran Bantuan Pupuk Subsidi hingga Alat Pertanian•Hoaks, Dino Patti Djalal dan Saiful Mujani Temui Dubes Singapura•Hoaks! Bank Indonesia terbitkan uang baru pecahan Rp1 juta bergambar delapan Presiden RI

Salah, Foto Menkes Pakai Tabung Oksigen karena Sesak Napas

Berdasarkan hasil penelusuran, narasi yang menyebutkan Menkes BGS mengalami sesak napas hingga memakai alat bantu tabung oksigen saat berkunjung ke Palangka Raya,…

Iklan Slot Iklan Atas ArtikelLeaderboard 728 × 90Info Iklan
Ilustrasi untuk Salah, Foto Menkes Pakai Tabung Oksigen karena Sesak Napas
Sumber gambar: data artikel Mafindo/TurnBackHoax. Klik gambar untuk melihat ukuran besar.
Sumber klaimTidak dicantumkan
KlasifikasiCekFakta
ID Mafindo#37300

Klaim yang Beredar

tirto.id - Sebuah unggahan akun Facebook bernama "Agus Joko Santoso" (arsip) menjadi sorotan warganet seusai seusai membuat narasi bahwa Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin (BGS) mengalami sesak napas saat berkunjung ke wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Dalam unggahan tersebut ditampilkan foto BGS sedang duduk di sebuah ruangan. Ia mengenakan kemeja putih dan rompi biru, dengan selang oksigen terpasang di hidung, serta tabung oksigen di sampingnya. Di situ, pengunggah menambahkan narasi, Budi disebut mengalami gangguan pernapasan hingga terpaksa memakai alat bantu tabung oksigen.

"BELUM 24 JAM DI PALANGKA RAYA, MENKES YANG SURUH WARGA ADAPTASI DENGAN ASAP AKHIRNYA NAPAS PAKAI BANTUAN OKSIGEN. Katanya warga disuruh ADAPTASI sama asap karhutla? Baru 24 jam menghirup udara Palangka Raya, yang nyuruh adaptasi itu sendiri sekarang napasnya dibantu oksigen. Gimana ceritanya?" ungkap narasi dalam foto itu yang diunggah pada Sabtu (24/10/2026).

Hingga saat ini, Senin (26/10/2026), unggahan tersebut sudah mendapat 202 komentar, 11 kali dibagikan netizen, lalu sudah tayang selama satu hari. Pengunggah juga menyebut, BGS didampingi tim medis saat mengalami sesak napas.
#inline4 {margin:1.5em 0}
#inline4 img{max-width:300px !important;margin:auto;display:block;}

@keyframes popIn {
from {
opacity: 0;
transform: scale(0.5);
}
to {
opacity: 1;
transform: scale(1);
}
}

const sourceHref = document.querySelector('.share-btn a')?.getAttribute('href');
if (sourceHref) {
document.getElementById('bannerTraktirBtn')?.setAttribute('href', sourceHref);
}

"Dari informasi yang beredar di lapangan, Menkes dikabarkan mengalami sesak napas berat akibat pekatnya kabut asap karhutla yang menyelimuti Palangka Raya. Level ISPU sudah di titik BERBAHAYA. Jarak pandang hanya beberapa meter. Tim medis yang mendampingi dilaporkan harus memberikan bantuan oksigen untuk membantu pernapasannya," tulisnya.

Unggahan dengan klaim serupa juga ditemui pada akun Facebook "Ambu Noerel Nuy" dan akun Instagram @nasehatpendaki.

Lantas, benarkah dugaan pengguna akun Facebook tersebut, bahwa Menteri Kesehatan mengalami sesak napas?

Baca juga:Kadin Dukung Budi Gunadi Sadikin Maju Jadi Dirjen WHOPeriksa Fakta Menkes Pakai Tabung Oksigen.

Iklan
Promo Spesial

Hasil Pemeriksaan Fakta

Berdasarkan penelusuran fakta, sebagaimana dilaporkan oleh Tirto, Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin (BGS) memberi bantahan atas narasi yang tersebar di sosial media.

Dirinya menegaskan tidak mengalami sesak napas seperti narasi yang beredar di media sosial. Namun BGS membenarkan, foto yang beredar memang diambil saat kunjungan kerjanya di Palangka Raya.

“Saya sama sekali tidak merasa sesak pada saat itu, saya juga terbantu dengan menggunakan masker KN95 selama kunjungan berlangsung dan saya hanya bertujuan memberikan informasi dan edukasi menunjukkan fasilitas Rumah Oksigen seperti yang terekam di video ini,” ujar Budi, Sabtu (24/10/2026), melalui akun Instagram resminya.

Dalam unggahan yang sama, Budi juga mengunggah video lengkap kunjungannya ke Kalimantan Tengah. Berdasarkan video tersebut, ia terlihat mengunjungi Rumah Oksigen Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan Bus Oksigen di Palangka Raya.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) turut memberikan bantahan perihal klaim yang beredar di media sosial tersebut. Menurut Antara News, Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes Aji Muhawarman mengatakan di Jakarta, Minggu, bahwa foto tersebut memang benar saat Menkes sedang melakukan kunjungan kerja ke Palangka Raya pada Jumat (23/10). Namun demikian, narasi yang beredar di medsos adalah tidak benar, mengarah ke DFK (Disinformasi, Fitnah dan Kebencian).

"Menkes sama sekali tidak merasa sesak napas pada saat itu, dan terbantu dengan menggunakan masker KN95 selama kunjungan berlangsung," kata Aji, dikutip dari Antara News.

Aji mengatakan, Menkes pada saat itu hanya ingin memberikan informasi dan edukasi dengan menunjukkan fasilitas rumah oksigen dan memastikan layanan oksigen bisa diberikan ke masyarakat.

"Kunjungan ini juga merupakan bagian dari upaya mendukung promosi keberadaan Rumah Oksigen milik MDMC dan Bus Oksigen milik Pemprov Kalteng agar masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan akibat kabut asap bisa memanfaatkannya," katanya.

Aji mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang memelintir fakta.

"Mari fokus pada upaya bersama melindungi kesehatan warga terdampak karhutla dan memastikan mereka mendapatkan layanan kesehatan yang dibutuhkan," pungkas Aji.

Baca juga:Apakah Kalimantan Sudah Hujan? Ini Data Terbaru Karhutla

Iklan Slot Iklan ArtikelLeaderboard 728 × 90Info Iklan
Iklan Slot Iklan Artikel MobileNative banner 320 × 250Buka
Kesimpulan

CekFakta

Berdasarkan hasil penelusuran, narasi yang menyebutkan Menkes BGS mengalami sesak napas hingga memakai alat bantu tabung oksigen saat berkunjung ke Palangka Raya, Kalimantan Tengah itu adalah informasi yang tidak utuh dan perlu diluruskan karena kehilangan konteks (missing context). BGS membenarkan bahwa sempat berkunjung ke wilayah terdampak karhutla di Palangka Raya, tetapi dirinya membantah mengalami sesak napas. Adapun foto yang beredar, yang memperlihatkan BGS menggunakan bantuan alat pernapasan atau tabung oksigen dalam kunjungan kerja tersebut, adalah foto saat BGS sedang memberikan informasi dan edukasi terkait fasilitas Rumah Oksigen. == Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

Iklan Slot Iklan Artikel Mobile KeduaNative banner 320 × 200Buka

Referensi (9)

  1. 1https://www.facebook.com/photo/?fbid=28332091703136558&set=a.267094226729682
  2. 2https://tirto.id/payment/?article_id=1542442&article_slug=%2Fsalah-foto-menkes-pakai-tabung-oksigen-karena-sesak-napas-hEgf&article_title=Salah%2C+Foto+Menkes+Pakai+Tabung+Oksigen+karena+Sesak+Napas&article_url=https%3A%2F%2Ftirto.id%2Fsalah-foto-menkes-pakai-tabung-oksigen-karena-sesak-napas-hEgf&author_id=tim-riset-tirto&author_name=Tim+Riset+Tirto&sig=92c4b2dd34e7aa7a0178958e91e246ec5ca81688c57dfeff96d2a0aa97302e4c
  3. 3https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid02mRaZqnqGUJvw2c5FaLKe8Bp3qf3mzFobAKENSb6s6hn1HLpXTWYa2FyJ11ZpUVkBl&id=100093678556226&rdid=M77lbrNqlvEGuAUc#
  4. 4https://www.instagram.com/p/De4LseEmU9v/
  5. 5https://tirto.id/kadin-dukung-budi-gunadi-sadikin-maju-jadi-dirjen-who-hDGk
  6. 6https://tirto.id/menkes-bantah-sesak-napas-saat-pakai-oksigen-di-palangka-raya-hEeV
  7. 7https://www.instagram.com/p/De4IQhGtRCF/
  8. 8https://www.antaranews.com/berita/5810235/kemenkes-bantah-narasi-sesak-nafas-soal-foto-tabung-oksigen
  9. 9https://tirto.id/apakah-kalimantan-sudah-hujan-ini-data-terbaru-karhutla-hEfW
Tags:
Keterangan Artikel

Seluruh konten pemeriksaan fakta pada halaman ini disediakan oleh TurnBackHoax/Mafindo. Kami merupakan partner resmi dalam penyebaran informasi terverifikasi.

Logo Tirto.id
Tirto.id✓

Tirto.id menyajikan berita berbasis fakta dan analisis data, ditulis secara menarik dan senantiasa dilengkapi Infografik. Nama tirto kami pilih sebagai ungkapan rasa hormat kami kepada Tirto Adhi Soerjo (Sang Pemula) sekaligus keinginan kami untuk sejalan dengan filosofi tirta (air) yang jernih, mengalir, mencerahkan.