Hoaks! Video aparat minta warung tutup karena berdekatan dengan Kopdes Merah Putih
Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video di Facebook menampilkan beberapa orang berseragam yang disebut sebagai personel TNI dan Polri. Dalam video tersebut,…

Klaim yang Beredar
Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video di Facebook menampilkan beberapa orang berseragam yang disebut sebagai personel TNI dan Polri.
Dalam video tersebut, terlihat sejumlah petugas berada di sekitar seorang pemilik warung.
Unggahan itu menarasikan bahwa aparat meminta pemilik toko menutup usahanya karena lokasi toko berdekatan dengan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes).
Unggahan tersebut disertai narasi:
“Viral,,Pemilik toko disuruh tutup oleh aparat polisi dan TNI karena dekat dengan KOPDES merah putih”
Namun, benarkah video tersebut menunjukkan pemilik toko didatangi TNI dan diminta menutup usahanya karena berdekatan dengan Kopdes?
Hasil Pemeriksaan Fakta
Berdasarkan penelusuran, video tersebut merupakan rekaman lama dan tidak berkaitan dengan Koperasi Desa Merah Putih.
Video serupa ditemukan dalam unggahan YouTube berjudul “VIRAL PETUGAS PPKM VS PENJUAL KOPI SAAT PENERTIBAN COVID19” yang diunggah pada 11 Juli 2021. Dalam video tersebut, terlihat petugas melakukan penertiban terhadap sebuah warung kopi di Bandar Lampung dalam masa pemberlakuan PPKM.
Dalam rekaman itu, seorang pedagang warung kopi terlibat perdebatan dengan petugas. Pedagang tersebut meminta agar warungnya tetap dibuka karena menjadi sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan biaya sekolah anaknya.
Peristiwa tersebut berkaitan dengan pelaksanaan PPKM Darurat di Bandar Lampung pada 2021 dan tidak berkaitan dengan program Koperasi Desa Merah Putih.
Sementara itu, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto, dilansir dari ANTARA, menyatakan bahwa Koperasi Desa Merah Putih tidak akan menutup warung atau toko kelontong yang sudah ada di desa. Menurut Yandri, koperasi justru akan berkolaborasi dengan warung dan toko tersebut.
Yandri menjelaskan bahwa Koperasi Desa Merah Putih akan menjadi bagian dari infrastruktur penyaluran barang bersubsidi kepada masyarakat. Ia menyebut keberadaan koperasi diharapkan dapat membantu warung dan toko di desa serta mempermudah masyarakat memperoleh barang bersubsidi.
Dengan demikian, video yang dinarasikan sebagai aksi aparat meminta pemilik toko menutup usahanya karena berdekatan dengan Kopdes Merah Putih merupakan disinformasi.
Video tersebut sebenarnya merupakan rekaman penertiban warung kopi pada masa PPKM Darurat di Bandar Lampung pada 2021 dan tidak berkaitan dengan program Koperasi Desa Merah Putih.
Klaim: Video pemilik toko didatangi TNI dan diminta tokonya tutup karena berdekatan dengan Kopdes
Rating: Disinformasi/Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.




