Iklan Slot Iklan Desktop
Iklan Slot Iklan MobileBanner 320 × 100Lihat
Memuat waktu...| Informasi terverifikasi untuk publik
TerkiniTentang kamiPasang IklanRSS
TERKINI
[SALAH] Guru Non-ASN Dilarang Mengajar Mulai Januari 2027•Cek Fakta: Hoaks Video Menkeu Suahasil Umumkan Bantuan Dana Hibah Lewat WhatsApp•[PENIPUAN] Program Bantuan Perabotan Rumah dari Pemerintah•[SALAH] Beredar Produk Pertalite Bubuk, Tinggal Campur Air•Keliru, Fotografi Udara Perlihatkan Kebakaran di Gunung Lawu

Cek Fakta: Hoaks Video Menkeu Suahasil Umumkan Bantuan Dana Hibah Lewat WhatsApp

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim video Menkeu Suahasil mengumumkan bantuan dana hibah via WhatsApp merupakan hoaks.

Iklan Slot Iklan Atas ArtikelLeaderboard 728 × 90Info Iklan
Ilustrasi untuk Cek Fakta: Hoaks Video Menkeu Suahasil Umumkan Bantuan Dana Hibah Lewat WhatsApp
Sumber gambar: data artikel Mafindo/TurnBackHoax. Klik gambar untuk melihat ukuran besar.
Sumber klaimTidak dicantumkan
KlasifikasiCekFakta
ID Mafindo#37287

Klaim yang Beredar

Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara mengumumkan bantuan dana hibah dengan cara menghubungi nomor WhatsApp. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 16 Oktober 2026.
Dalam unggahan yang beredar, tampak Suahasil menyampaikan pengumuman. Berikut isi transkripnya:
"Pengumuman saya ingin menyampaikan untuk masyarakat mohon segera daftarkan diri anda sebutkan usia asal daerah, hari ini kami akan daftarkan berkas anda"
Unggahan disertai tulisan sebagai berikut:
"PENGUMUMAN PENTING BAGI MASYARAKAT YANG MEMBUTUHKAN BANTUAN
DANA HIBAH HUBUNGI WHATSAPP 0856XXXXXXX
SUAHASIL NAZARA MENCARI ORANG BERUSIA 50 TAHUN KE ATAS"
Lalu benarkah klaim video Menkeu Suahasil mengumumkan bantuan dana hibah via WhatsApp? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

Iklan
Promo Spesial

Hasil Pemeriksaan Fakta

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video Menkeu Suahasil mengumumkan bantuan dana hibah via WhatsApp. Penelusuran mengarah pada unggahan dari PPID Kementerian Keuangan melalui akun resminya @ppid.kemenkeu.
Berikut unggahannya:
"Video yang beredar mengenai Menteri Keuangan Suahasil Nazara yang meminta masyarakat Indonesia mendaftarkan diri melalui nomor 081241276654 untuk mendapatkan bantuan dana hibah, merupakan video hoaks deep fake.
Masyarakat diharapkan waspada terhadap penyebaran video dan berita bohong yang mengatasnamakan Menteri Keuangan Suahasil Nazara."
Penelusuran juga dilakukan dengan menggunakan perangkat pendeteksi AI lewat situs Hive Moderation.
Analisis Hive Moderation mengungkap bahwa audio atau suara dalam video klaim menunjukkan 56,7 persen buatan AI.
Penelusuran pun dilakukan menggunakan google image. Hasilnya ditemukan klaim identik dengan foto yang ada di berita dari Antaranews berjudul "Kemenkeu catat pendapatan negara April 2020 capai 31,2 persen". Berita tersebut tayang pada 20 Mei 2020.
Dalam keterangan foto tertulis: Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (28/1/2020).

Iklan Slot Iklan ArtikelLeaderboard 728 × 90Info Iklan
Iklan Slot Iklan Artikel MobileNative banner 320 × 250Buka
Kesimpulan

CekFakta

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim video Menkeu Suahasil mengumumkan bantuan dana hibah via WhatsApp merupakan hoaks.

Iklan Slot Iklan Artikel Mobile KeduaNative banner 320 × 200Buka

Referensi (3)

  1. 1https://www.instagram.com/p/DdbDNajgazf/?rpxt=MWw4N3g1MWFlODlicQ%3D%3D
  2. 2https://hivemoderation.com/ai-generated-content-detection
  3. 3https://m.antaranews.com/amp/berita/1503916/kemenkeu-catat-pendapatan-negara-april-2020-capai-312-persen
Tags:
Keterangan Artikel

Seluruh konten pemeriksaan fakta pada halaman ini disediakan oleh TurnBackHoax/Mafindo. Kami merupakan partner resmi dalam penyebaran informasi terverifikasi.

Logo Liputan 6
Liputan 6✓

Liputan6.com merupakan portal berita yang terdaftar dan sudah diverifikasi di Dewan Pers Indonesia. Informasi terbaru dan akurat yang disajikan Liputan6.com menitikberatkan pada akurasi dan ketajaman berita dengan sumber informasi yang terpercaya. Liputan6.com tidak bekerja untuk kepentingan politik mana pun dan berdiri di atas dan untuk semua golongan, serta non-partisan. Redaksi Liputan6.com harus taat pada kode etik jurnalistik yang ditetapkan Dewan Pers. Jurnalis Liputan6.com tidak boleh terlibat dalam politik praktis, menjadi pengurus atau tim sukses partai politik. Liputan6.com berdiri sejak Agustus 2000. Awalnya hanya menyajikan berita yang sudah tayang di stasiun televisi pada program Liputan6 SCTV (Surya Citra Televisi). Sejak 24 Mei 2012, induk perusahaan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (Emtek), yang merupakan perusahaan terbuka dan tercatat di Bursa Efek Indonesia, memutuskan untuk memisahkan Liputan6.com dari SCTV dengan menjadi perusahaan sendiri, PT Kreatif Media Karya (KMK). Perusahaan KMK ini merupakan anak perusahaan Emtek. Sejak itu, Liputan6,com mengubah penayangan berita menjadi sebuah portal news online dengan berita yang jauh lebih beragam dibandingkan dengan ketika didirikan. Jumlah berita Liputan6.com makin bertambah dan beragam dengan kanal-kanal yang disesuaikan untuk kebutuhan pembaca seperti Politik, Olahraga, Bisnis, Tekno, Showbiz, Health,Lifestyle, Otomotif, Regional hingga Citizen6 yang mengakomodir jurnalisme warga.