Cek Fakta: Hoaks Presiden Prabowo Minta Rakyat Boikot Medsos Demi Jaga Nama Baik Negara
Postingan Presiden Prabowo meminta rakyat Indonesia memboikot media sosial demi menjaga nama baik negara adalah hoaks.
Klaim yang Beredar
Liputan6.com, Jakarta - Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan Presiden Prabowo meminta rakyat Indonesia memboikot media sosial demi menjaga nama baik negara. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook pada 19 Oktober 2026. Dalam unggahannya terdapat foto Presiden Prabowo dengan narasi:
"Prabowo Minta Rakyat seluruh Indonesia serukan Boikot facebook,Thread, Instagram dan tiktok demi jaga negara kita agar menjaga nama baik negara"
Akun itu menambahkan narasi:
"Drpd boikot internet lebih baik lengser kan wowo"
Lalu benarkah postingan Presiden Prabowo meminta rakyat Indonesia memboikot media sosial demi menjaga nama baik negara?
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan tidak menemukan informasi valid pernyataan Presiden Prabowo meminta rakyat memboikot media sosial.
Penelusuran dilanjutkan dan kami menemukan foto yang identik dengan postingan. Foto itu diunggah akun Instagram @pojokjabar pada 15 Oktober 2026.
Unggahan itu tidak terkait permintaan Presiden Prabowo agar rakyat memboikot media sosial namun tanggapan terkait Karhutla di Indonesia.
"Prabowo Subianto mengaku terkejut mengetahui luas lahan karhutla yang masih dalam proses pemadaman kini tersisa sekitar 639 hektare. Angka tersebut disampaikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, pada 12 Oktober 2026," bunyi unggahan tersebut.
Sementara foto asli diambil dari video Sekretariat Presiden di Youtube berjudul "Presiden Prabowo Pimpin Ratas Perkembangan Penanganan Karhutla, Istana Merdeka, 12 Oktober 2026".
Hasil Pemeriksaan Fakta
CekFakta
Postingan Presiden Prabowo meminta rakyat Indonesia memboikot media sosial demi menjaga nama baik negara adalah hoaks.

.jpg)
.jpg)
.jpg)
.png)