Iklan Slot Iklan Desktop
Iklan Slot Iklan MobileBanner 320 × 100Lihat
Memuat waktu...| Informasi terverifikasi untuk publik
TerkiniTentang kamiPasang IklanRSS
TERKINI
[SALAH] Imbas Asap Karhutla, WHO Larang Penerbangan ke RI, Singapura, dan Malaysia•[SALAH] MK Ubah Batas Usia Minimal Capres dan Cawapres Jadi 33 Tahun•[SALAH] Kementerian PU Larang Developer Bangun Cluster, Wajib Rusun•[SALAH] Daun Kenikir Mampu Sembuhkan Kanker•[SALAH] BMKG: Tidak Bakal Ada Hujan di Indonesia Sepanjang 2027

Cek Fakta: Hoaks Presiden Prabowo Minta Rakyat Boikot Medsos Demi Jaga Nama Baik Negara

Postingan Presiden Prabowo meminta rakyat Indonesia memboikot media sosial demi menjaga nama baik negara adalah hoaks.

Iklan Slot Iklan Atas ArtikelLeaderboard 728 × 90Info Iklan
Ilustrasi untuk Cek Fakta: Hoaks Presiden Prabowo Minta Rakyat Boikot Medsos Demi Jaga Nama Baik Negara
Sumber gambar: data artikel Mafindo/TurnBackHoax. Klik gambar untuk melihat ukuran besar.
Sumber klaimTidak dicantumkan
KlasifikasiCekFakta
ID Mafindo#37260

Klaim yang Beredar

Liputan6.com, Jakarta - Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan Presiden Prabowo meminta rakyat Indonesia memboikot media sosial demi menjaga nama baik negara. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook pada 19 Oktober 2026. Dalam unggahannya terdapat foto Presiden Prabowo dengan narasi:
"Prabowo Minta Rakyat seluruh Indonesia serukan Boikot facebook,Thread, Instagram dan tiktok demi jaga negara kita agar menjaga nama baik negara"
Akun itu menambahkan narasi:
"Drpd boikot internet lebih baik lengser kan wowo"
Lalu benarkah postingan Presiden Prabowo meminta rakyat Indonesia memboikot media sosial demi menjaga nama baik negara?
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan tidak menemukan informasi valid pernyataan Presiden Prabowo meminta rakyat memboikot media sosial.
Penelusuran dilanjutkan dan kami menemukan foto yang identik dengan postingan. Foto itu diunggah akun Instagram @pojokjabar pada 15 Oktober 2026.
Unggahan itu tidak terkait permintaan Presiden Prabowo agar rakyat memboikot media sosial namun tanggapan terkait Karhutla di Indonesia.
"Prabowo Subianto mengaku terkejut mengetahui luas lahan karhutla yang masih dalam proses pemadaman kini tersisa sekitar 639 hektare. Angka tersebut disampaikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, pada 12 Oktober 2026," bunyi unggahan tersebut.
Sementara foto asli diambil dari video Sekretariat Presiden di Youtube berjudul "Presiden Prabowo Pimpin Ratas Perkembangan Penanganan Karhutla, Istana Merdeka, 12 Oktober 2026".

Iklan
Promo Spesial

Hasil Pemeriksaan Fakta

Iklan Slot Iklan ArtikelLeaderboard 728 × 90Info Iklan
Iklan Slot Iklan Artikel MobileNative banner 320 × 250Buka
Kesimpulan

CekFakta

Postingan Presiden Prabowo meminta rakyat Indonesia memboikot media sosial demi menjaga nama baik negara adalah hoaks.

Iklan Slot Iklan Artikel Mobile KeduaNative banner 320 × 200Buka

Referensi (3)

  1. 1https://www.youtube.com/watch?v=wlo-d5Q1lmw
  2. 2https://presidenri.go.id/siaran-pers/pemerintah-intensifkan-penanganan-karhutla-operasi-darat-dan-udara-terus-dioptimalkan/
  3. 3https://www.instagram.com/pojok_jabar/reel/DeeVUwyNLWr/
Tags:
Keterangan Artikel

Seluruh konten pemeriksaan fakta pada halaman ini disediakan oleh TurnBackHoax/Mafindo. Kami merupakan partner resmi dalam penyebaran informasi terverifikasi.

Logo Liputan 6
Liputan 6✓

Liputan6.com merupakan portal berita yang terdaftar dan sudah diverifikasi di Dewan Pers Indonesia. Informasi terbaru dan akurat yang disajikan Liputan6.com menitikberatkan pada akurasi dan ketajaman berita dengan sumber informasi yang terpercaya. Liputan6.com tidak bekerja untuk kepentingan politik mana pun dan berdiri di atas dan untuk semua golongan, serta non-partisan. Redaksi Liputan6.com harus taat pada kode etik jurnalistik yang ditetapkan Dewan Pers. Jurnalis Liputan6.com tidak boleh terlibat dalam politik praktis, menjadi pengurus atau tim sukses partai politik. Liputan6.com berdiri sejak Agustus 2000. Awalnya hanya menyajikan berita yang sudah tayang di stasiun televisi pada program Liputan6 SCTV (Surya Citra Televisi). Sejak 24 Mei 2012, induk perusahaan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (Emtek), yang merupakan perusahaan terbuka dan tercatat di Bursa Efek Indonesia, memutuskan untuk memisahkan Liputan6.com dari SCTV dengan menjadi perusahaan sendiri, PT Kreatif Media Karya (KMK). Perusahaan KMK ini merupakan anak perusahaan Emtek. Sejak itu, Liputan6,com mengubah penayangan berita menjadi sebuah portal news online dengan berita yang jauh lebih beragam dibandingkan dengan ketika didirikan. Jumlah berita Liputan6.com makin bertambah dan beragam dengan kanal-kanal yang disesuaikan untuk kebutuhan pembaca seperti Politik, Olahraga, Bisnis, Tekno, Showbiz, Health,Lifestyle, Otomotif, Regional hingga Citizen6 yang mengakomodir jurnalisme warga.