Iklan Slot Iklan DesktopLeaderboard 970 × 90Info Iklan
Iklan Slot Iklan MobileBanner 320 × 100Lihat
Memuat waktu...| Informasi terverifikasi untuk publik
TerkiniTentang KamiPasang IklanRSS
TERKINI
[SALAH] Video "Gempa Susulan Guncang Pulau Flores M 5,8"[SALAH] Imbauan untuk Tidak Menampung Air Hujan karena Operasi Modifikasi CuacaHoaks, Gambar Masjid Tetap Kokoh di Tengah Banjir Nepal[SALAH] Zulhas Temukan Bukti MBG Sengaja Diracun Pihak Oposisi[SALAH] Anies Baswedan Menolak RUU Perampasan Aset

[SALAH] Video "Gempa Susulan Guncang Pulau Flores M 5,8"

Ilustrasi untuk [SALAH] Video "Gempa Susulan Guncang Pulau Flores M 5,8"
Sumber gambar: data artikel dan gambar dari Mafindo/TurnBackHoax. Klik gambar untuk membuka sumber asli.
Iklan Slot Iklan Atas ArtikelLeaderboard 728 × 90Info Iklan
Sumber klaimFacebook.com
KlasifikasiMisleading Content
ID Artikel#36607
Lihat sumber klaim ↗

Klaim yang Beredar

Beredar video [arsip] dari akun Facebook “Bang Hariyono” pada Senin (17/8/2026) yang menampilkan sebuah jalan rusak parah yang diklaim akibat dari gempa susulan Pulau Flores. Berikut narasi lengkapnya: 

“Situasinya serius banget dampak gempa susulan M 5.8 di Flores NTT. 

Gempa susulan M 5.8 guncang Pulau Flores, Kamis pagi.`

Jalan retak parah, truk nyaris terperosok, dan longsor Gunung Api Anak Ranaka mengarah ke perkampungan.

3 kampung di bawahnya kini dalam kondisi waspada.

Do'akan Saudara Kita di Flores di Kolom Komentar.👇

#PrayForFlores #GempaNTT #InfoBMKG #Longsor”

Hingga Kamis (10/9/2026) unggahan telah mendapatkan 3.200-an suka, 50-an komentar dan telah dibagikan 80 kali oleh pengguna Facebook lainnya.

Iklan

Promo Spesial

Slot iklan parallax di tengah artikel.

Selengkapnya

Hasil Pemeriksaan Fakta

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri tangkapan layar dari video melalui Google Lens. Hasil penelusuran mengarah pada artikel pikiranrakyat.com berjudul “Akses Jalan Terputus, Jalur Wisata Tertutup Longsor” yang tayang Jumat (19/12/2025). Dalam artikel dijelaskan kejadian tersebut terjadi di Kabupaten Sukabumi tepatnya jalan nasional Kiaradua-Simpenan-Bagbagan terputus akibat pergeseran tanah dan longsor. 

Sementara itu video serupa ditemukan di akun Instagram “infojawabarat” yang diunggah Kamis (18/12/2025). Keterangan pada video juga menyebutkan jalan nasional penghubung Kabupaten Sukabumi dengan Pelabuhan Ratu lumpuh total akibat bencana alam yang terjadi.

Melansir artikel Kompas.com berjudul “Gempa Susulan di Flores Capai 13.156 Kali, BMKG: Pola Penurunan Mulai Terlihat” yang tayang Senin (7/9/2026), BMKG mengatakan bahwa gempa bumi susulan telah terjadi sebanyak 13.156 kali dengan magnitudo terbesar 6,2 dan terkecil 0,9. BMKG juga memperkirakan gempa susulan masih akan terjadi sekitar tiga hingga empat minggu ke depan.

Iklan Slot Iklan ArtikelLeaderboard 728 × 90Info Iklan
Iklan Slot Iklan Artikel MobileNative banner 320 × 250Buka
Kesimpulan

Misleading Content

Faktanya, video tersebut merupakan rekaman pergeseran tanah dan longsor di Kabupaten Sukabumi pada Kamis (18/12/2025), bukan gempa susulan yang terjadi di Flores 2026. Jadi unggahan berisi klaim “gempa susulan guncang Pulau Flores M 5,8” adalah konten yang menyesatkan (misleading content).

Iklan Slot Iklan Artikel Mobile KeduaNative banner 320 × 200Buka

Referensi (3)

  1. 1https://koran.pikiran-rakyat.com/news/pr-3039874247/akses-jalan-terputus-jalur-wisata-tertutup-longsor
  2. 2https://www.instagram.com/reel/DSZitD-iR0A/
  3. 3https://regional.kompas.com/read/2026/09/07/100635178/gempa-susulan-di-flores-capai-13156-kali-bmkg-pola-penurunan-mulai-terlihat