Iklan Slot Iklan Desktop
Iklan Slot Iklan MobileBanner 320 × 100Lihat
Memuat waktu...| Informasi terverifikasi untuk publik
TerkiniTentang kamiPasang IklanRSS
TERKINI
Salah, Klaim Zulhas Sebut Tugas Rakyat Cuma Bayar Pajak•Salah, WEF Sebut Usulkan Vaksin Dicampur ke dalam Air Minum•Hoaks! 18 gubernur ancam keluar dari NKRI•Hoaks dan berbahaya! Tautan pendaftaran bantuan pemerintah bagikan laptop dan HP bagi siswa kurang mampu•Hoaks! Prabowo teken SK pembubaran partai politik

Hoaks! 18 gubernur ancam keluar dari NKRI

Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video di YouTube berdurasi 20 menit 55 detik menarasikan bahwa 18 gubernur melakukan pemberontakan dan mengancam memisahkan…

Iklan Slot Iklan Atas ArtikelLeaderboard 728 × 90Info Iklan
Ilustrasi untuk Hoaks! 18 gubernur ancam keluar dari NKRI
Sumber gambar: data artikel Mafindo/TurnBackHoax. Klik gambar untuk melihat ukuran besar.
Sumber klaimTidak dicantumkan
KlasifikasiCekFakta
ID Mafindo#36991

Klaim yang Beredar

Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video di YouTube berdurasi 20 menit 55 detik menarasikan bahwa 18 gubernur melakukan pemberontakan dan mengancam memisahkan wilayahnya dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Unggahan tersebut juga menyebut Presiden Prabowo Subianto mengerahkan kekuatan penuh TNI untuk menghadapi para gubernur tersebut.

Pada gambar sampul video, Prabowo terlihat berdiri di depan podium dengan barisan personel TNI di belakangnya.

Gambar tersebut diberi tulisan “18 Gubernur Korup Berontak Ancam Keluar dari Indonesia”, “Presiden Prabowo Kerahkan Kekuatan Penuh TNI”, dan “Indonesia Bubar!? 18 Wilayah Pisah dari NKRI?”

Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

“18 GUBERNUR KORUP BERONTAK ANCAM KELUAR DARI INDONESIA

PRESIDEN PRABOWO KERAHKAN KEKUATAN PENUH TNI

INDONESIA BUBAR!? 18 WILAYAH PISAH DARI NKRI??”

Namun, benarkah 18 gubernur mengancam keluar dari NKRI?

Iklan
Promo Spesial

Hasil Pemeriksaan Fakta

Berdasarkan penelusuran, tidak benar bahwa 18 gubernur memberontak atau mengancam memisahkan wilayahnya dari NKRI.

Pernyataan 18 gubernur dalam video tersebut merujuk pada pertemuan para gubernur yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, pada 7 Oktober 2025.

Pertemuan tersebut membahas pengurangan TKD dan dampaknya terhadap kemampuan pemerintah daerah menjalankan program serta belanja daerah.

Dilansir dari ANTARA, Gubernur Jambi sekaligus Ketua APPSI Al Haris menjelaskan bahwa penurunan TKD dapat berdampak pada kemampuan daerah untuk membayar tunjangan tambahan penghasilan, belanja operasional pegawai, serta kebutuhan lainnya.

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda juga menyampaikan bahwa para kepala daerah meminta pemerintah pusat mempertimbangkan kembali besaran dana transfer yang diberikan kepada daerah.

Isi transkrip video juga menunjukkan bahwa pembahasan mengenai 18 gubernur yang datang ke pemerintah pusat berkaitan dengan protes terhadap pemotongan TKD sekitar 29,3 persen.

Video tersebut kemudian mengaitkan pembahasan itu dengan seolah-olah Presiden Prabowo mengerahkan TNI untuk menghadapi para gubernur.

Namun, tidak ditemukan informasi yang mendukung klaim bahwa Prabowo mengerahkan TNI karena protes 18 gubernur mengenai TKD dalam video tersebut.

Dalam pernyataan yang dikutip pada bagian utama video, pembahasan Prabowo justru berfokus pada penggunaan anggaran daerah, efisiensi, kebocoran APBN dan APBD, serta tata kelola pemerintahan.

Dengan demikian, narasi bahwa 18 gubernur memberontak dan mengancam keluar dari NKRI tidak benar.

Klaim: 18 gubernur ancam keluar dari NKRI

Rating: Hoaks

Pewarta: Tim JACX

Editor: M Arief Iskandar

Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Iklan Slot Iklan ArtikelLeaderboard 728 × 90Info Iklan
Iklan Slot Iklan Artikel MobileNative banner 320 × 250Buka
Kesimpulan

CekFakta

Iklan Slot Iklan Artikel Mobile KeduaNative banner 320 × 200Buka

Referensi (1)

  1. 1https://www.youtube.com/watch?v=7_MKvmPE7hs
Tags:
Keterangan Artikel

Seluruh konten pemeriksaan fakta pada halaman ini disediakan oleh TurnBackHoax/Mafindo. Kami merupakan partner resmi dalam penyebaran informasi terverifikasi.

Logo ANTARA News
ANTARA News✓

Perusahaan Umum Lembaga Kantor Berita Nasional Antara (atau disingkat Perum LKBN Antara) merupakan kantor berita di Indonesia, yang dimiliki oleh Pemerintah Indonesia. Perum LKBN Antara merupakan BUMN yang diberikan tugas oleh Pemerintah untuk melakukan peliputan dan penyebarluasan informasi yang cepat, akurat, dan penting, ke seluruh wilayah Indonesia dan dunia internasional.