Iklan Slot Iklan Desktop
Iklan Slot Iklan MobileBanner 320 × 100Lihat
Memuat waktu...| Informasi terverifikasi untuk publik
TerkiniTentang kamiPasang IklanRSS
TERKINI
Salah, Tangkapan Layar Nusron Wahid Sebut Jokowi Terima SuapSalah, Tangkapan Layar Nusron Wahid Sebut Jokowi Terima SuapSalah, Tangkapan Layar Nusron Wahid Sebut Jokowi Terima SuapHoaks, Pendaftaran Bantuan Dana Hibah dari Kemenkeu Rp20 MiliarHoaks, Purbaya Yudhi Sadewa Diklaim Jadi Kepala Bea Cukai

Cek Fakta: Tidak Benar, Video Tim SAR Sudah Temukan Lima Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Berdasarkan penelusuran Cek Fakta Liputan6.com terkait klaim video petugas SAR gabungan sudah menemukan lima orang jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda tidak…

Iklan Slot Iklan Atas ArtikelLeaderboard 728 × 90Info Iklan
Ilustrasi untuk Cek Fakta: Tidak Benar, Video Tim SAR Sudah Temukan Lima Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda
Sumber gambar: data artikel Mafindo/TurnBackHoax. Klik gambar untuk melihat ukuran besar.
Sumber klaimTidak dicantumkan
KlasifikasiCekFakta
ID Mafindo#36816

Klaim yang Beredar

Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com menemukan klaim video petugas SAR gabungan sudah temukan lima jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda. Klaim video itu beredar di Threads pada 12 September 2026.
Pada video itu, perekam mengucapkan rasa syukur jika korban sudah ditemukan oleh petugas.
"Alhamdulillah sudah ditemukan, korban telah ditemukan. Pelan-pelan Alhamdulillah, korban akan dinaikkan. Telah ditemukan korbannya.
Terus-terus, op tahan-tahan."
Dalam video itu juga diberikan caption jika lima jurnalis yang hilang kontak sudah ditemukan.
"Alhamdulillah sudah ditemukan jurnalis yang hilang saat meliput gunung anak Krakatau."
Lalu benarkah klaim video petugas SAR gabungan sudah temukan lima jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

Iklan
Promo Spesial

Hasil Pemeriksaan Fakta

Cek Fakta Liputan6.com melakukan dan menemukan video yang identik dengan postingan. Video itu diunggah akun Facebook Mesuji Sat Set pada 11 September 2026.
Unggahan itu disertai narasi "Ini korban anggota polisi yang lagi pengawalan buah sawit di salah satu perusahaan, terjatuh di sungai mesuji".
Penelusuran dilanjutkan dan kami menemukan video penjelasan dari akun Instagram @sarnasional pada 11 September 2026. Berikut isi unggahannya:
"Anggota Polri yang Jatuh dari Kapal di Sungai Mesuji Ditemukan Meninggal
Mesuji, Lampung — Tim SAR Gabungan menemukan Rifki Ardianto (23), anggota Polri berpangkat Bripda, yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah diduga terjatuh dari kapal saat berlayar di Perairan Sungai Mesuji, Kabupaten Mesuji, Lampung. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Korban ditemukan pada hari kedua pencarian di koordinat 3°9'39,179" LS dan 105°27'11,343" BT, sekitar 4,5 kilometer dari lokasi diduga terjatuh. Selanjutnya korban dievakuasi menuju Rumah Sakit Bhayangkara Sumatera Selatan.
Komandan Pos SAR Tulang Bawang Feriansyah Putra mengatakan, pencarian dimulai pukul 07.00 WIB dengan briefing dan koordinasi, kemudian dilanjutkan penyisiran menggunakan sejumlah peralatan SAR.
Pencarian menghadapi kendala berupa kondisi Sungai Mesuji yang cukup luas, dengan lebar sekitar 70 meter, jaringan komunikasi tidak stabil, serta tidak adanya saksi yang melihat langsung korban terjatuh. Namun, Tim SAR Gabungan terus memperluas penyisiran hingga korban berhasil ditemukan.
Operasi melibatkan Pos SAR Tulang Bawang, Polres Mesuji, TNI AL, Satpolairud OKI, BPBD Mesuji, jajaran kepolisian, kru kapal, dan masyarakat, dengan menggunakan perahu karet bermotor, Aqua Eye, UWSD, peralatan selam, serta perlengkapan SAR lainnya."
Di sisi lain tim SAR gabungan telah mengakhiri pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal Arupadhatu 1 pada 17 September 2026 lalu. Selama 10 hari pencarian, tidak ditemukan tanda-tanda adanya kapal cepat Arupadhatu 1 maupun delapan penumpangnya.
"Dari semua yang kita evaluasi, diawal tadi tentang aturan kami di Basarnas ini, operasi SAR tujuh hari, ketujuh juga kita lakukan pencarian tidak ada tanda-tanda, objek juga, tadi sudah disampaikan Polair dan TNI AL juga. Kalau kami mengacu pada peraturan kami tersebut, seharusnya kita sudah closed," ujar Kepala Basarnas Banten Al Amrad.

Iklan Slot Iklan ArtikelLeaderboard 728 × 90Info Iklan
Iklan Slot Iklan Artikel MobileNative banner 320 × 250Buka
Kesimpulan

CekFakta

Berdasarkan penelusuran Cek Fakta Liputan6.com terkait klaim video petugas SAR gabungan sudah menemukan lima orang jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda tidak benar.

Iklan Slot Iklan Artikel Mobile KeduaNative banner 320 × 200Buka

Referensi (3)

  1. 1https://www.instagram.com/reels/DdJSu-Vzycb/
  2. 2https://www.facebook.com/reel/1695011401560160
  3. 3https://www.liputan6.com/regional/read/8294034/andra-soni-respons-basarnas-hentikan-pencarian-jurnalis-hilang-kontak
Tags:
Keterangan Artikel

Seluruh konten pemeriksaan fakta pada halaman ini disediakan oleh TurnBackHoax/Mafindo. Kami merupakan partner resmi dalam penyebaran informasi terverifikasi.

Logo Liputan 6
Liputan 6

Liputan6.com merupakan portal berita yang terdaftar dan sudah diverifikasi di Dewan Pers Indonesia. Informasi terbaru dan akurat yang disajikan Liputan6.com menitikberatkan pada akurasi dan ketajaman berita dengan sumber informasi yang terpercaya. Liputan6.com tidak bekerja untuk kepentingan politik mana pun dan berdiri di atas dan untuk semua golongan, serta non-partisan. Redaksi Liputan6.com harus taat pada kode etik jurnalistik yang ditetapkan Dewan Pers. Jurnalis Liputan6.com tidak boleh terlibat dalam politik praktis, menjadi pengurus atau tim sukses partai politik. Liputan6.com berdiri sejak Agustus 2000. Awalnya hanya menyajikan berita yang sudah tayang di stasiun televisi pada program Liputan6 SCTV (Surya Citra Televisi). Sejak 24 Mei 2012, induk perusahaan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (Emtek), yang merupakan perusahaan terbuka dan tercatat di Bursa Efek Indonesia, memutuskan untuk memisahkan Liputan6.com dari SCTV dengan menjadi perusahaan sendiri, PT Kreatif Media Karya (KMK). Perusahaan KMK ini merupakan anak perusahaan Emtek. Sejak itu, Liputan6,com mengubah penayangan berita menjadi sebuah portal news online dengan berita yang jauh lebih beragam dibandingkan dengan ketika didirikan. Jumlah berita Liputan6.com makin bertambah dan beragam dengan kanal-kanal yang disesuaikan untuk kebutuhan pembaca seperti Politik, Olahraga, Bisnis, Tekno, Showbiz, Health,Lifestyle, Otomotif, Regional hingga Citizen6 yang mengakomodir jurnalisme warga.