Iklan Slot Iklan Desktop
Iklan Slot Iklan MobileBanner 320 × 100Lihat
Memuat waktu...| Informasi terverifikasi untuk publik
TerkiniTentang kamiPasang IklanRSS
TERKINI
PENIPUAN] Kontak WhatsApp Pendaftaran Umrah Gratis dari Kemenag•Cek Fakta: Hoaks Link Pendaftaran Bansos Uang Tunai Rp 5,4 Juta•Cek Fakta: Hoaks Link untuk Cek Status Penerima BSU Oktober 2026•Cek Fakta: Hoaks Poster Ajakan Demo 15 Oktober 2026 di Jakarta dari Ponpes Lirboyo•[PENIPUAN] Lowongan Kerja PT Vale Indonesia

Cek Fakta: Hoaks Video Pendaftaran Bantuan Dana dari Arab Saudi Melalui Kemenag

Postingan video pendaftaran bantuan dana dari Arab Saudi melalui Kemenag adalah hoaks.

Iklan Slot Iklan Atas ArtikelLeaderboard 728 × 90Info Iklan
Ilustrasi untuk Cek Fakta: Hoaks Video Pendaftaran Bantuan Dana dari Arab Saudi Melalui Kemenag
Sumber gambar: data artikel Mafindo/TurnBackHoax. Klik gambar untuk melihat ukuran besar.
Sumber klaimTidak dicantumkan
KlasifikasiCekFakta
ID Mafindo#37122

Klaim yang Beredar

Liputan6.com, Jakarta - Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan video pendaftaran bantuan dana dari Arab Saudi melalui Kemenag. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook pada 5 Oktober 2026. Dalam unggahannya terdapat video berjudul "Bantuan Dana Kemenag Dibuka Jangan Sampai Ketinggalan".
Di dalam video ada seseorang yang mengaku bernama Khairul Amri, staf khusus Kemenag RI mengumumkan program bantuan dana dari Arab Saudi.Ia meminta masyarakat untuk mendaftarkan diri agar mendapat bantuan tersebut.
Unggahan itu juga disertai narasi:
"Kabar gembira! 🇮🇩🤝🇸🇦 Program Bantuan Dana Hibah Arab Saudi untuk Indonesia resmi dibuka dan disalurkan melalui Kemenag RI. Penyaluran dijamin transparan dan tepat sasaran untuk membantu perekonomian, program keagamaan, pendidikan, dan sosial. Segera daftarkan diri anda dengan klik logo pesan dibawah!!!
Lalu benarkah postingan video pendaftaran bantuan dana dari Arab Saudi melalui Kemenag?
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan bantahan dari Kemenag. Bantahan itu disampaikan dalam situs Kemenag.go.id pada 9 Oktober 2026.
"Video tersebut adalah hoaks. Kementerian Agama tidak membenarkan informasi mengenai pendaftaran bantuan dana hibah Arab Saudi sebagaimana disampaikan dalam konten tersebut," ujar Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar
"Tidak ada Staf Khusus Menteri Agama yang bernama Khairul Amri," Thobib menambahkan.
Kemenag juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi bantuan atau dana hibah yang beredar di media sosial, meskipun konten tersebut mencantumkan logo kementerian atau menampilkan sosok pejabat.
"Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan konten yang belum terverifikasi supaya tidak memperluas peredaran informasi menyesatkan."
Selain itu dalam postingan terdapat permintaan untuk mendaftar melalui pesan pribadi Facebook.
Hal ini merupakan indikasi penipuan yang bisa mengarahkan masyarakat untuk membagikan identitas pribadi atau terhubung dengan pinjaman online ilegal.

Iklan
Promo Spesial

Hasil Pemeriksaan Fakta

Iklan Slot Iklan ArtikelLeaderboard 728 × 90Info Iklan
Iklan Slot Iklan Artikel MobileNative banner 320 × 250Buka
Kesimpulan

CekFakta

Postingan video pendaftaran bantuan dana dari Arab Saudi melalui Kemenag adalah hoaks.

Iklan Slot Iklan Artikel Mobile KeduaNative banner 320 × 200Buka

Referensi (1)

  1. 1https://kemenag.go.id/cek-fakta/cek-fakta-beredar-video-bantuan-dana-hibah-arab-saudi-kemenag-itu-hoaks-daBeD
Tags:
Keterangan Artikel

Seluruh konten pemeriksaan fakta pada halaman ini disediakan oleh TurnBackHoax/Mafindo. Kami merupakan partner resmi dalam penyebaran informasi terverifikasi.

Logo Liputan 6
Liputan 6✓

Liputan6.com merupakan portal berita yang terdaftar dan sudah diverifikasi di Dewan Pers Indonesia. Informasi terbaru dan akurat yang disajikan Liputan6.com menitikberatkan pada akurasi dan ketajaman berita dengan sumber informasi yang terpercaya. Liputan6.com tidak bekerja untuk kepentingan politik mana pun dan berdiri di atas dan untuk semua golongan, serta non-partisan. Redaksi Liputan6.com harus taat pada kode etik jurnalistik yang ditetapkan Dewan Pers. Jurnalis Liputan6.com tidak boleh terlibat dalam politik praktis, menjadi pengurus atau tim sukses partai politik. Liputan6.com berdiri sejak Agustus 2000. Awalnya hanya menyajikan berita yang sudah tayang di stasiun televisi pada program Liputan6 SCTV (Surya Citra Televisi). Sejak 24 Mei 2012, induk perusahaan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (Emtek), yang merupakan perusahaan terbuka dan tercatat di Bursa Efek Indonesia, memutuskan untuk memisahkan Liputan6.com dari SCTV dengan menjadi perusahaan sendiri, PT Kreatif Media Karya (KMK). Perusahaan KMK ini merupakan anak perusahaan Emtek. Sejak itu, Liputan6,com mengubah penayangan berita menjadi sebuah portal news online dengan berita yang jauh lebih beragam dibandingkan dengan ketika didirikan. Jumlah berita Liputan6.com makin bertambah dan beragam dengan kanal-kanal yang disesuaikan untuk kebutuhan pembaca seperti Politik, Olahraga, Bisnis, Tekno, Showbiz, Health,Lifestyle, Otomotif, Regional hingga Citizen6 yang mengakomodir jurnalisme warga.