Cek Fakta: Hoaks Video Gubernur Papua Mathius D Fakhiri Sampaikan Bantuan Pemerintah
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim video Gubernur Papua Mathius Derek Fakhiri menyampaikan bantuan dari pemerintah dengan cara meninggalkan pesan di…
Klaim yang Beredar
Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video Gubernur Papua Mathius Derek Fakhiri menyampaikan bantuan dari pemerintah dengan cara meninggalkan pesan di komentar. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 14 September 2026.
Dalam unggahan yang beredar, tampak Mathius menyampaikan pernyataan. Berikut isi transkripnya:
"Halo shalom ini langsung bantuan dari pemerintah bagi siapa yang melihat video ini lewat di beranda kalian tinggalkan pesan di komentar maupun di Messenger"
Unggahan disertai keterangan sebagai berikut:
"perhatian pemerintah, semoga bantuan ini membawa manfaat bagi keluarga nya ya 🙏"
Terdapat link kirim pesan dalam unggahan yang beredar.
Lalu benarkah klaim video Gubernur Papua Mathius Derek Fakhiri menyampaikan bantuan dari pemerintah dengan cara meninggalkan pesan di komentar? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Hasil Pemeriksaan Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video Gubernur Papua Mathius Derek Fakhiri menyampaikan bantuan dari pemerintah dengan cara meninggalkan pesan di komentar. Penelusuran dilakukan dengan menggunakan perangkat pendeteksi AI lewat situs Hive Moderation.
Analisis Hive Moderation mengungkap bahwa video tersebut 55,8 persen buatan AI. Audio atau suara juga menunjukkan 95,1 persen buatan AI. Video tersebut mengandung deepfake sebesar 44,7 persen.
Penelusuran dengan menggunakan Google Lens juga ditemukan bahwa video klaim identik dengan kegiatan Mathius pada 15 Juli 2026, yakni melalui unggahan akun Instagram pribadi @matiusfakhiri.
Dalam keterangannya, Mathius menulis sebagai berikut:
"Pada pertemuan kemarin bersama Wakil Menteri PAN-RB untuk menyampaikan satu persoalan penting yang dihadapi Papua pascapemekaran, yaitu tingginya jumlah ASN yang berdampak pada kemampuan fiskal daerah.
Sebagian besar anggaran daerah saat ini digunakan untuk belanja pegawai, sehingga ruang untuk membangun infrastruktur, meningkatkan pelayanan publik, dan menghadirkan program-program strategis bagi masyarakat menjadi sangat terbatas.
Saya menyampaikan bahwa penataan ASN harus menjadi perhatian bersama. Pemerintah Provinsi Papua mengusulkan agar sebagian ASN dapat ditempatkan pada kementerian dan instansi vertikal yang berada di Tanah Papua, sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal tanpa mengurangi kesejahteraan para ASN.
Bagi saya, reformasi birokrasi bukan tentang mengurangi peran aparatur, tetapi memastikan setiap ASN berada pada posisi yang tepat untuk melayani rakyat dengan lebih baik.
Mari kita bangun birokrasi yang efisien, produktif, dan mampu menghadirkan lebih banyak manfaat bagi masyarakat Papua."
CekFakta
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim video Gubernur Papua Mathius Derek Fakhiri menyampaikan bantuan dari pemerintah dengan cara meninggalkan pesan di komentar adalah hoaks dan deepfake



.jpg)
