Iklan Slot Iklan Desktop
Iklan Slot Iklan MobileBanner 320 × 100Lihat
Memuat waktu...| Informasi terverifikasi untuk publik
TerkiniTentang kamiPasang IklanRSS
TERKINI
Hoaks, Tautan Pendaftaran BSU Oktober-Desember Lewat Telegram•Salah, MK Laporkan Denny Indrayana Usai Putusan Ijazah Gibran•Cek Fakta: Hoaks BBM Pertalite Bubuk Berkemasan Saset•Cek Fakta: Hoaks Link Pendaftaran BLT Kesra 2026 Tahap Lima Rp 900 Ribu•Cek Fakta: Hoaks Link Pendaftaran CPNS Kejaksaan 2026 dengan Batas Usia 45 Tahun

Cek Fakta: Hoaks Link Pendaftaran CPNS Kejaksaan 2026 dengan Batas Usia 45 Tahun

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran CPNS Kejaksaan 2026 dengan usia maksimal 45 tahun yang beredar di Facebook, tidak benar dan…

Iklan Slot Iklan Atas ArtikelLeaderboard 728 × 90Info Iklan
Ilustrasi untuk Cek Fakta: Hoaks Link Pendaftaran CPNS Kejaksaan 2026 dengan Batas Usia 45 Tahun
Sumber gambar: data artikel Mafindo/TurnBackHoax. Klik gambar untuk melihat ukuran besar.
Sumber klaimTidak dicantumkan
KlasifikasiCekFakta
ID Mafindo#37211

Klaim yang Beredar

Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kejaksaan 2026 dengan usia maksimal 45 tahun. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Instagram pada 12 Oktober 2026.
Berikut isi unggahannya:
"PENDAFTARAN CPNS KEJAKSAAN RESMI DIBUKA TAHUN 2026
1. Laki-Laki & Perempuan
2. Lulusan SMA/perguruan tinggi/D3/S1-S3
3.Usia Min 18 Tahun Maks 45 Tahun
4. Sehat Jasmani Rohani & Berkelakuan Baik
5.Penempatan Daerah Masing-Masing Domisili Peserta
PENDAFTARAN GRATIS TIDAK ADA BIAYA APAPUN SILAHKKAN KLIK WEBSITE DI BIO UNTUK PENDAFTARANNYA"
Ketika web link di bio profil diklik, mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital dan meminta data pribadi seperti nama lengkap hingga dan nomor Telegram aktif.
Lalu benarkah klaim link pendaftaran CPNS Kejaksaan 2026 dengan usia maksimal 45 tahun? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

Iklan
Promo Spesial

Hasil Pemeriksaan Fakta

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran CPNS Kejaksaan 2026 dengan usia maksimal 45 tahun. Penelusuran mengarah pada keterangan Kejaksaan melalui website resminya berjudul "Waspada Penipuan Terkait Pendaftaran CPNS".
Dalam pernyataannya, Kejaksaan Agung melalui Biro Kepegawaian mengeluarkan imbauan penting bagi seluruh masyarakat yang berminat mengikuti proses rekrutmen. Hal ini dilakukan demi menjaga integritas, transparansi, dan mencegah terjadinya praktik penipuan yang merugikan calon pendaftar.
Kejaksaan Agung menekankan dua poin utama sebagai berikut:
Waspada Terhadap Oknum Penipuan (Calo)
Kejaksaan Agung menegaskan bahwa seluruh proses seleksi CPNS Kejaksaan RI dilakukan secara transparan, akuntabel, dan bebas biaya. Kejagung mengimbau kepada calon pendaftar agar waspada terhadap oknum/pihak yang mengaku sebagai "orang dalam" atau memiliki koneksi di Kejaksaan Agung yang menjanjikan kelulusan. Abaikan tawaran bantuan dengan imbalan uang atau dalam bentuk apapun.
Kejaksaan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang dialami pelamar akibat praktik penipuan yang dilakukan pihak luar.
Informasi Hanya Melalui Saluran Resmi
Untuk menghindari disinformasi atau berita bohong (hoaks), seluruh informasi mengenai persyaratan, formasi, jadwal, hingga pengumuman hasil seleksi hanya akan disampaikan melalui kanal komunikasi resmi, yaitu:
Website Rekrutmen: https://rekrutmen.kejaksaan.go.id/
Instagram Resmi: @biropegkejaksaan
"Kami meminta masyarakat untuk mandiri dan percaya pada kemampuan diri sendiri. Masuk menjadi insan Adhyaksa hanya dapat dicapai melalui jalur prestasi dan kemampuan murni sesuai standar yang ditetapkan," tegas Kepala Pusat Penerangan Hukum Anang Supriatna.
Kejaksaan Agung mengajak masyarakat untuk turut serta mengawasi informasi yang tidak berasal dari kanal resmi Kejaksaan. Jika menemukan adanya indikasi penipuan atau oknum yang menjanjikan kelulusan, masyarakat diharapkan segera melaporkannya melalui kanal pengaduan resmi Kejaksaan RI yakni Contact Center Halo Jaksa dengan Nomor Pengaduan 150227 atau e-mail humas.puspenkum@kejaksaan.go.id.

Iklan Slot Iklan ArtikelLeaderboard 728 × 90Info Iklan
Iklan Slot Iklan Artikel MobileNative banner 320 × 250Buka
Kesimpulan

CekFakta

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran CPNS Kejaksaan 2026 dengan usia maksimal 45 tahun yang beredar di Facebook, tidak benar dan merupakan hoaks.

Iklan Slot Iklan Artikel Mobile KeduaNative banner 320 × 200Buka

Referensi (2)

  1. 1https://www.kejaksaan.go.id/conference/news/10673/read
  2. 2https://www.instagram.com/p/DTkZx9yAbYd/?igsh=MW0xNW0xazNlaGltaQ%3D%3D
Tags:
Keterangan Artikel

Seluruh konten pemeriksaan fakta pada halaman ini disediakan oleh TurnBackHoax/Mafindo. Kami merupakan partner resmi dalam penyebaran informasi terverifikasi.

Logo Liputan 6
Liputan 6✓

Liputan6.com merupakan portal berita yang terdaftar dan sudah diverifikasi di Dewan Pers Indonesia. Informasi terbaru dan akurat yang disajikan Liputan6.com menitikberatkan pada akurasi dan ketajaman berita dengan sumber informasi yang terpercaya. Liputan6.com tidak bekerja untuk kepentingan politik mana pun dan berdiri di atas dan untuk semua golongan, serta non-partisan. Redaksi Liputan6.com harus taat pada kode etik jurnalistik yang ditetapkan Dewan Pers. Jurnalis Liputan6.com tidak boleh terlibat dalam politik praktis, menjadi pengurus atau tim sukses partai politik. Liputan6.com berdiri sejak Agustus 2000. Awalnya hanya menyajikan berita yang sudah tayang di stasiun televisi pada program Liputan6 SCTV (Surya Citra Televisi). Sejak 24 Mei 2012, induk perusahaan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (Emtek), yang merupakan perusahaan terbuka dan tercatat di Bursa Efek Indonesia, memutuskan untuk memisahkan Liputan6.com dari SCTV dengan menjadi perusahaan sendiri, PT Kreatif Media Karya (KMK). Perusahaan KMK ini merupakan anak perusahaan Emtek. Sejak itu, Liputan6,com mengubah penayangan berita menjadi sebuah portal news online dengan berita yang jauh lebih beragam dibandingkan dengan ketika didirikan. Jumlah berita Liputan6.com makin bertambah dan beragam dengan kanal-kanal yang disesuaikan untuk kebutuhan pembaca seperti Politik, Olahraga, Bisnis, Tekno, Showbiz, Health,Lifestyle, Otomotif, Regional hingga Citizen6 yang mengakomodir jurnalisme warga.