Iklan Slot Iklan Desktop
Iklan Slot Iklan MobileBanner 320 × 100Lihat
Memuat waktu...| Informasi terverifikasi untuk publik
TerkiniTentang kamiPasang IklanRSS
TERKINI
Hoaks, Tautan Pendaftaran BSU Oktober-Desember Lewat Telegram•Salah, MK Laporkan Denny Indrayana Usai Putusan Ijazah Gibran•Cek Fakta: Hoaks BBM Pertalite Bubuk Berkemasan Saset•Cek Fakta: Hoaks Link Pendaftaran BLT Kesra 2026 Tahap Lima Rp 900 Ribu•Cek Fakta: Hoaks Link Pendaftaran CPNS Kejaksaan 2026 dengan Batas Usia 45 Tahun

[SALAH] Wapres Gibran Mengundurkan Diri

Ketua Umum Pro Jokowi (Projo) menegaskan isu pengunduran diri Gibran dari kursi wakil presiden adalah hoaks. Jadi, unggahan berisi klaim “Wapres Gibran…

Iklan Slot Iklan Atas ArtikelLeaderboard 728 × 90Info Iklan
Ilustrasi untuk [SALAH] Wapres Gibran Mengundurkan Diri
Sumber gambar: data artikel Mafindo/TurnBackHoax. Klik gambar untuk melihat ukuran besar.
Sumber klaimX
KlasifikasiMisleading Content
ID Mafindo#37210
Lihat sumber klaim ↗

Klaim yang Beredar

Akun X “Ketertiban Umum” pada Jumat (9/10/26) mengunggah foto [arsip] berupa  tangkapan layar pesan berisi sebagai berikut:

Bang, semalam Muni Projo bertemu Pak Jokowi menyikapi putusan MK. Sampaikan ke kawan2 Projot 9 Oktober 2026 Mas Gibran akan mengundurkan diri dari Wapres. 

Pak Jokowi sudah bertemu Pak Prabowo, nantinya PSI akan mendapat 3 kursi Menteri. Sampaikan ke kawan2 Projo lain.

Hingga Kamis (15/10/2026), unggahan tersebut ditonton lebih dari 850.000 kali, mendapat 290-an komentar, dan dibagikan ulang sekitar 1.700 kali.

Iklan
Promo Spesial

Hasil Pemeriksaan Fakta

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukan kata kunci “gibran mundur dari wapres” ke mesin pencari Google. Penelusuran mengarah ke pemberitaan kompas.id “Isu Wapres Gibran Mundur Beredar, Budi Arie: Hoaks” yang tayang Kamis (8/10/2026). Diketahui, Budi Arie Setiadi (yang merupakan Ketua Umum Pro Jokowi/Projo) menegaskan isu pengunduran diri Gibran setelah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang beredar di media sosial merupakan hoaks.

Untuk diketahui, desakan agar Gibran Rakabuming Raka mundur dari jabatan Wakil Presiden kembali mencuat seiring polemik mengenai pemenuhan syarat pendidikan Gibran saat pencalonan diri dalam Pilpres 2024. Dilansir dari pemberitaan kanal YouTube Official iNews, Mahkamah Konstitusi (MK) membacakan putusan perkara Nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026 pada Selasa (6/10/2026). Dalam putusan tersebut, MK menyatakan permohonan yang mempersoalkan syarat pendidikan Gibran tidak dapat diterima karena para pemohon tidak memiliki kedudukan hukum untuk mengajukan perkara tersebut.

Sebelumnya, TurnBackHoax telah mengulas informasi mengenai pengunduran diri Gibran lewat artikel “[SALAH] Video ‘Wapres Gibran Serahkan Surat Pengunduran Diri’”, tayang Minggu (11/10/2026).

Iklan Slot Iklan ArtikelLeaderboard 728 × 90Info Iklan
Iklan Slot Iklan Artikel MobileNative banner 320 × 250Buka
Kesimpulan

Misleading Content

Ketua Umum Pro Jokowi (Projo) menegaskan isu pengunduran diri Gibran dari kursi wakil presiden adalah hoaks. Jadi, unggahan berisi klaim “Wapres Gibran mengundurkan diri” itu merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

Iklan Slot Iklan Artikel Mobile KeduaNative banner 320 × 200Buka

Referensi (3)

  1. 1https://www.kompas.id/artikel/isu-wapres-gibran-mundur-beredar-budi-arie-hoaks
  2. 2https://www.youtube.com/watch?v=19iRfaEkJv4&t=25s
  3. 3https://turnbackhoax.id/articles/37117-salah-video-wapres-gibran-serahkan-surat-pengunduran-diri
Tags:
Keterangan Artikel

Seluruh konten pemeriksaan fakta pada halaman ini disediakan oleh TurnBackHoax/Mafindo. Kami merupakan partner resmi dalam penyebaran informasi terverifikasi.

Logo Mafindo
Mafindo✓

MAFINDO adalah CSO anti hoax (organisasi masyarakat sipil). Kami mulai sebagai gerakan akar rumput online sejak 2015. Didirikan sebagai organisasi pada 19 November 2016, kami telah mempelopori banyak inisiatif anti hoax, seperti crowdsourced hoax busting, edukasi literasi digital untuk publik, CekFakta.com, dan kampanye publik untuk meningkatkan kesadaran tentang hoax dan bahayanya.