Iklan Slot Iklan Desktop
Iklan Slot Iklan MobileBanner 320 × 100Lihat
Memuat waktu...| Informasi terverifikasi untuk publik
TerkiniTentang kamiPasang IklanRSS
TERKINI
Salah, Kepsek SMPN 1 Surakarta Sebut Gibran Hanya Lulusan SD•Hoaks! Video detik-detik Menkeu Purbaya ditahan dan memakai rompi tahanan•Hoaks! Prabowo tunjuk AHY gantikan Gibran sebagai wapres karena putusan MK•Hoaks! Foto Prabowo lantik Purbaya jadi Ketua KPK•Hoaks! Foto Jokowi angkat ijazahnya saat di atas panggung

Cek Fakta: Hoaks, Foto Lima Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda Terdampar di Pulau Seribu

Berdasarkan penelusuran Cek Fakta Liputan6.com klaim foto lima jurnalis yang hilang kontak ditemukan terdampar di Pulau Seribu merupakan hoaks.

Iklan Slot Iklan Atas ArtikelLeaderboard 728 × 90Info Iklan
Ilustrasi untuk Cek Fakta: Hoaks, Foto Lima Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda Terdampar di Pulau Seribu
Sumber gambar: data artikel Mafindo/TurnBackHoax. Klik gambar untuk melihat ukuran besar.
Sumber klaimTidak dicantumkan
KlasifikasiCekFakta
ID Mafindo#36977

Klaim yang Beredar

Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com menemukan klaim foto lima jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda ditemukan terdampar di Pulau Seribu. Klaim foto yang memperlihatkan lima wartawan tersebut beredar di Facebook pada 19 September 2026.
Berikut isi unggahannya:
"KAMI TERDAMPAR DI PULAU SERIBU
UPDATE: WARTAWAN DITEMUKAN TERDAMPAR DI PULAU SERIBU
Setelah Hilang Kontak, Kelima Wartawan Akhirnya Ditemukan dalam Keadaan Selamat."
Dalam unggahannya itu, juga adanya caption yang mengucapkan rasa syukur jika kelima jurnalis itu ditemukan.
"5 𝙅𝙪𝙧𝙣𝙖𝙡𝙞𝙨 𝙃𝙞𝙡𝙖𝙣𝙜 ,𝘿𝙞 𝙏𝙚𝙢𝙪𝙠𝙖𝙣
5 Jurnalis yang hilang kontak diduga terdampar di Pulau Seribu. Alhamdulillah mereka di temukan dalam keadaan selamat".
Lalu benarkah klaim foto lima jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda ditemukan terdampar di Pulau Seribu? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

Iklan
Promo Spesial

Hasil Pemeriksaan Fakta

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan menggunakan Google Lens. Hasilnya ditemukan foto identik yang diunggah oleh Lombok.inews.id berjudul "PFI Pusat Perkuat Koordinasi SAR Cari Lima Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Anak Krakatau" yang tayang 9 September 2026.
Dalam foto itu, lima jurnalis tidak memegang selembar papan seperti klaim foto yang beredar. Selain itu, pada bagian depan kapal atau sekeliling kapal terlihat berbeda. Dalam foto yang diposting kapal yang ditumpangi para jurnalis berada di tengah laut.
Sedangkan, pada foto asli kapal tersebut berada di sebuah dermaga dan dikelilingi kapal lainnya.
Penelusuran juga dilakukan dengan menggunakan mesin pencarian Google dengan kata kunci "lima jurnalis hilang kontak di selat sunda". Hasilnya artikel dari Tribratanews tanggal 23 September 2026 berjudul "Kapolda Banten: Kapal Pembawa Lima Jurnalis Masih Belum Ditemukan, Tim SAR Terus Mencari" menjelaskan hingga kini pencarian masih terus dilakukan meski dalam skala kecil.
Di sisi lain tim SAR gabungan telah mengakhiri pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal Arupadhatu 1 pada 17 September 2026 lalu. Selama 10 hari pencarian, tidak ditemukan tanda-tanda adanya kapal cepat Arupadhatu 1 maupun delapan penumpangnya.
"Dari semua yang kita evaluasi, diawal tadi tentang aturan kami di Basarnas ini, operasi SAR tujuh hari, ketujuh juga kita lakukan pencarian tidak ada tanda-tanda, objek juga, tadi sudah disampaikan Polair dan TNI AL juga. Kalau kami mengacu pada peraturan kami tersebut, seharusnya kita sudah closed," ujar Kepala Basarnas Banten Al Amrad.

Iklan Slot Iklan ArtikelLeaderboard 728 × 90Info Iklan
Iklan Slot Iklan Artikel MobileNative banner 320 × 250Buka
Kesimpulan

CekFakta

Berdasarkan penelusuran Cek Fakta Liputan6.com klaim foto lima jurnalis yang hilang kontak ditemukan terdampar di Pulau Seribu merupakan hoaks.

Iklan Slot Iklan Artikel Mobile KeduaNative banner 320 × 200Buka

Referensi (3)

  1. 1https://lombok.inews.id/read/714679/pfi-pusat-perkuat-koordinasi-sar-cari-lima-jurnalis-hilang-kontak-di-perairan-anak-krakatau
  2. 2https://tribratanews.polri.go.id/blog/nasional-3/kapolda-banten-kapal-pembawa-lima-jurnalis-masih-belum-ditemukan-tim-sar-terus-mencari-106324
  3. 3https://www.liputan6.com/regional/read/8294034/andra-soni-respons-basarnas-hentikan-pencarian-jurnalis-hilang-kontak
Tags:
Keterangan Artikel

Seluruh konten pemeriksaan fakta pada halaman ini disediakan oleh TurnBackHoax/Mafindo. Kami merupakan partner resmi dalam penyebaran informasi terverifikasi.

Logo Liputan 6
Liputan 6✓

Liputan6.com merupakan portal berita yang terdaftar dan sudah diverifikasi di Dewan Pers Indonesia. Informasi terbaru dan akurat yang disajikan Liputan6.com menitikberatkan pada akurasi dan ketajaman berita dengan sumber informasi yang terpercaya. Liputan6.com tidak bekerja untuk kepentingan politik mana pun dan berdiri di atas dan untuk semua golongan, serta non-partisan. Redaksi Liputan6.com harus taat pada kode etik jurnalistik yang ditetapkan Dewan Pers. Jurnalis Liputan6.com tidak boleh terlibat dalam politik praktis, menjadi pengurus atau tim sukses partai politik. Liputan6.com berdiri sejak Agustus 2000. Awalnya hanya menyajikan berita yang sudah tayang di stasiun televisi pada program Liputan6 SCTV (Surya Citra Televisi). Sejak 24 Mei 2012, induk perusahaan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (Emtek), yang merupakan perusahaan terbuka dan tercatat di Bursa Efek Indonesia, memutuskan untuk memisahkan Liputan6.com dari SCTV dengan menjadi perusahaan sendiri, PT Kreatif Media Karya (KMK). Perusahaan KMK ini merupakan anak perusahaan Emtek. Sejak itu, Liputan6,com mengubah penayangan berita menjadi sebuah portal news online dengan berita yang jauh lebih beragam dibandingkan dengan ketika didirikan. Jumlah berita Liputan6.com makin bertambah dan beragam dengan kanal-kanal yang disesuaikan untuk kebutuhan pembaca seperti Politik, Olahraga, Bisnis, Tekno, Showbiz, Health,Lifestyle, Otomotif, Regional hingga Citizen6 yang mengakomodir jurnalisme warga.