Iklan Slot Iklan Desktop
Iklan Slot Iklan MobileBanner 320 × 100Lihat
Memuat waktu...| Informasi terverifikasi untuk publik
TerkiniTentang kamiPasang IklanRSS
TERKINI
Hoaks, Dino Patti Djalal dan Saiful Mujani Temui Dubes Singapura•Hoaks! Bank Indonesia terbitkan uang baru pecahan Rp1 juta bergambar delapan Presiden RI•Hoaks! Prabowo tutup MBG karena krisis ekonomi•Hoaks! Zulhas usulkan MBG diganti uang Rp300 ribu perbulan•Cek Fakta: Hoaks Video Anies Baswedan Sampaikan Kuis Tebak Nama Hewan

[BERITA] Penjelasan Pengelola KBS Soal Video Petugas Aniaya Orangutan

Atas beredarnya video yang diklaim sebagai video pemukulan petugas Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) Kebun Binatang Surabaya (KBS) kepada satwa orangutan, pihak…

Iklan Slot Iklan Atas ArtikelLeaderboard 728 × 90Info Iklan
Ilustrasi untuk [BERITA] Penjelasan Pengelola KBS Soal Video Petugas Aniaya Orangutan
Sumber gambar: data artikel Mafindo/TurnBackHoax. Klik gambar untuk melihat ukuran besar.
Sumber klaimTidak dicantumkan
KlasifikasiClarification
ID Mafindo#2768

Klaim yang Beredar

Atas beredarnya video yang diklaim sebagai video pemukulan petugas Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) Kebun Binatang Surabaya (KBS) kepada satwa orangutan, pihak pengelola pun angkat bicara memberikan klarifikasi.

Iklan
Promo Spesial

Hasil Pemeriksaan Fakta

Humas PDTS KBS Wini Hustiani menegaskan bahwa keterangan dalam video viral soal pemukulan atau penyiksaan orangutan di KBS itu tidak benar.

“Menanggapi video yang sedang viral di sosial media tersebut, memang benar lokasi orang utan yang dimaksud berada di kandang peraga primata KBS, (tapi) berita mengenai salah satu orang utan yang dipukul hingga terkapar itu yang tidak benar,” ujarnya.

Wini mengatakan, saat ini ada dua orang utan Kalimantan (pongo pygmaeus) di dalam satu kandang peraga. Mereka merupakan kakak beradik bernama Rizky (6) dan Damai (8). Mereka, kata Wini bertingkah layaknya anak-anak.

Ia pun menceritakan, setiap sore keduanya harus dimasukkan masuk ke kandang tidur. Biasanya Rizky masuk terlebih dahulu. Namun saat kejadian, justru si Damai yang masuk lebih dulu ke kandang.

“Sepertinya Rizky sedang tidak mood sehingga dia kesal, kemudian dia menggigit kaki Damai. Keeper yang saat itu sedang berjaga, berusaha memisahkan mereka agar tidak terjadi perkelahian yang lebih jauh supaya tidak ada yang terluka,” kata Wini.

Ketika memisahkan kedua orangutan tersebut, Wini menjelaskan, keeper menggunakan potongan selang yang dipukulkan ke lantai hanya untuk menakut-nakuti, sambil menarik tangan Rizky agar melepaskan gigitannya pada Damai.

“Sehingga yang terdengar adalah suara pukulan selang ke lantai dan bukan ke tubuh orang utan tersebut. Hingga saat ini kedua orang utan tersebut dalam kondisi sangat baik,” ujar Wini.

Selain Wini, Keeper PDTS KBS pun angkat bicara. Jafar, salah satu Keeper PDTS KBS yang keseharian menangani Rizky dan Damai, menegaskan kabar yang tersebar di media sosial tidaklah sama dengan yang dia kerjakan.

“Apa yang diberitakan menggunakan kayu itu tidak benar. Kami pakai selang air itu, kami pukulkan ke tembok di depan pintu sama lantai, agar gigitan Rizky ke Damai bisa dilepaskan,” ujar Jafar.

Dia memastikan, jika yang diviralkan itu saat dirinya menghalau kedua orangutan yang sedang berkelahi. Dan alat untuk menghalau kedua satwa bukanlah kayu, melainkan menggunakan selang air.

“Penanganannya tidak sama seperti yang diberitakan di instragramnya itu. Tidak seperti itu,” kata Jafar.

Jafar memastikan di antara kedua orangutan itu tidak pernah bertengkar, entah kenapa waktu itu, keduanya saling berebut masuk. Sebab biasanya, Rizky masuk duluan kemudian Damai. Rizky jealous kemudian marah.

“Biasa Rizky dulu masuk, kemarin Damai dulu. Kemudian Rizky mengamuk lalu saya lerai dengan suara selang air yang kami pukulkan ke tembok dan lantai itu bisa terlepas gigitan itu,” ungkap Jafar.

Iklan Slot Iklan ArtikelLeaderboard 728 × 90Info Iklan
Iklan Slot Iklan Artikel MobileNative banner 320 × 250Buka
Kesimpulan

Clarification

Iklan Slot Iklan Artikel Mobile KeduaNative banner 320 × 200Buka

Referensi (6)

  1. 1https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/922585844740618/
  2. 2https://turnbackhoax.id/2019/06/26/berita-penjelasan-pengelola-kbs-soal-video-petugas-aniaya-orangutan/
  3. 3https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190625172553-20-406330/penjelasan-kbs-soal-video-petugas-aniaya-orang-utan
  4. 4https://www.inews.id/daerah/jatim/viral-video-petugas-disebut-pukuli-orangutan-di-kbs-ini-kata-pengelola/578021
  5. 5https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-4599601/ini-penjelasan-kbs-soal-video-viral-keeper-pukuli-orangutan
  6. 6https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-4599803/dituduh-aniaya-orangutan-keeper-kbs-damai-dan-risky-berkelahi
Tags:
Keterangan Artikel

Seluruh konten pemeriksaan fakta pada halaman ini disediakan oleh TurnBackHoax/Mafindo. Kami merupakan partner resmi dalam penyebaran informasi terverifikasi.

MA
Mafindo,detikcom✓

Artikel pemeriksaan fakta berbasis data Mafindo. Buka referensi asli untuk konteks lengkap.