Iklan Slot Iklan Desktop
Iklan Slot Iklan MobileBanner 320 × 100Lihat
Memuat waktu...| Informasi terverifikasi untuk publik
TerkiniTentang kamiPasang IklanRSS
TERKINI
Hoaks, Foto Bangkai KM Virgo Transport 8 di Kedalaman 30 MeterSalah, Cium Kucing Sebabkan Parasit Masuk Otak dan Ubah PerilakuCek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran BSU Periode September 2026 Via TelegramCek Fakta: Hoaks, Video Purbaya akan Bongkar Nama Mafia di IndonesiaCek Fakta: Tidak Benar Foto Pesawat Jatuh di Cirebon

[SALAH] Purbaya Diangkat Jadi Kepala Bea Cukai

Faktanya, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dipimpin oleh Direktur Jenderal Bea Cukai TNI (Purn.) Djaka Budhi Utama, bukan Purbaya. Jadi, unggahan berisi klaim…

Iklan Slot Iklan Atas ArtikelLeaderboard 728 × 90Info Iklan
Ilustrasi untuk [SALAH] Purbaya Diangkat Jadi Kepala Bea Cukai
Sumber gambar: data artikel Mafindo/TurnBackHoax. Klik gambar untuk melihat ukuran besar.
Sumber klaimTikTok, Facebook
KlasifikasiMisleading Content
ID Mafindo#36835
Lihat sumber klaim ↗

Klaim yang Beredar

Akun TikTok “sanny.shannons” [arsip] dan akun Facebook “Nur Khasanah” [arsip] pada Sabtu (19/8/2026) membagikan video yang menampilkan mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengenakan seragam lengkap Bea Cukai beserta klaim bahwa ia diangkat jadi Kepala Bea Cukai. Berikut narasi yang disematkan dalam video:

“sudah siap belum, semakin ketar ketir pak purbaya diangkat menjadi kepala BeaCukai”

Hingga Rabu (23/9/2026) unggahan video TikTok “sanny.shannons” menuai 14.300-an tanda suka dan 600-an komentar. Sementara unggahan Facebook “Nur Khasanah” telah disukai oleh 2.000-an pengguna dan dikomentari sebanyak 200-an kali.

Iklan
Promo Spesial

Hasil Pemeriksaan Fakta

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) semula mengunjungi laman resmi Bea Cukai (beacukai.go.id) untuk mengetahui profil pejabat direktorat di bawah Kementerian Keuangan tersebut. 

Pada laman profil pejabat diketahui bahwa direktorat tersebut dipimpin oleh seorang direktur jenderal, bukan kepala. Berdasarkan laman tersebut, diketahui Direktur Jenderal Bea Cukai saat ini adalah Letjen TNI (Purn.) Djaka Budhi Utama, bukan Purbaya.

TurnBackHoax kemudian memanfaatkan Google Gemini untuk mengetahui konteks asli dari momen Purbaya dalam video tersebut. Diketahui, Purbaya, yang saat itu masih menjabat sebagai Menteri Keuangan (Menkeu), menghadiri peringatan HUT ke-79 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai pada Oktober 2015.

Untuk mendapatkan video asli, TurnBackHoax kemudian memasukkan kata kunci “apel Khusus peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 DJBC” pada kolom pencarian YouTube. Hasil penelusuran teratas mengarah pada unggahan kanal YouTube Short "OfficialSINDOnews” tayang pada Selasa (14/10/2025).

Iklan Slot Iklan ArtikelLeaderboard 728 × 90Info Iklan
Iklan Slot Iklan Artikel MobileNative banner 320 × 250Buka
Kesimpulan

Misleading Content

Faktanya, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dipimpin oleh Direktur Jenderal Bea Cukai TNI (Purn.) Djaka Budhi Utama, bukan Purbaya. Jadi, unggahan berisi klaim “Purbaya diangkat jadi Kepala Bea Cukai” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

Iklan Slot Iklan Artikel Mobile KeduaNative banner 320 × 200Buka

Referensi (7)

  1. 1https://www.beacukai.go.id/profil-pejabat
  2. 2https://share.gemini.google/R82CH8ZBSlI1
  3. 3https://www.youtube.com/shorts/6Dz7N2LTCwg
  4. 4https://www.tiktok.com/@sanny.shannons/video/7686812460048928007
  5. 5https://archive.ph/1H1yX
  6. 6https://www.facebook.com/reel/1800940844240922
  7. 7https://archive.ph/6boF5
Tags:
Keterangan Artikel

Seluruh konten pemeriksaan fakta pada halaman ini disediakan oleh TurnBackHoax/Mafindo. Kami merupakan partner resmi dalam penyebaran informasi terverifikasi.

Logo Mafindo
Mafindo

MAFINDO adalah CSO anti hoax (organisasi masyarakat sipil). Kami mulai sebagai gerakan akar rumput online sejak 2015. Didirikan sebagai organisasi pada 19 November 2016, kami telah mempelopori banyak inisiatif anti hoax, seperti crowdsourced hoax busting, edukasi literasi digital untuk publik, CekFakta.com, dan kampanye publik untuk meningkatkan kesadaran tentang hoax dan bahayanya.