Iklan Slot Iklan Desktop
Iklan Slot Iklan MobileBanner 320 × 100Lihat
Memuat waktu...| Informasi terverifikasi untuk publik
TerkiniTentang kamiPasang IklanRSS
TERKINI
Hoaks, Foto Bangkai KM Virgo Transport 8 di Kedalaman 30 MeterSalah, Cium Kucing Sebabkan Parasit Masuk Otak dan Ubah PerilakuCek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran BSU Periode September 2026 Via TelegramCek Fakta: Hoaks, Video Purbaya akan Bongkar Nama Mafia di IndonesiaCek Fakta: Tidak Benar Foto Pesawat Jatuh di Cirebon

Cek Fakta: Hoaks, Video Purbaya akan Bongkar Nama Mafia di Indonesia

Berdasarkan penelusuran Cek Fakta Liputan6.com terkait klaim video mantan Menkeu Purbaya akan membongkar nama-nama mafia di Indonesia merupakan hoaks.

Iklan Slot Iklan Atas ArtikelLeaderboard 728 × 90Info Iklan
Ilustrasi untuk Cek Fakta: Hoaks, Video Purbaya akan Bongkar Nama Mafia di Indonesia
Sumber gambar: data artikel Mafindo/TurnBackHoax. Klik gambar untuk melihat ukuran besar.
Sumber klaimTidak dicantumkan
KlasifikasiCekFakta
ID Mafindo#36878

Klaim yang Beredar

Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com menemukan klaim video mantan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa akan bongkar nama-nama mafia di Indonesia. Klaim video ini beredar di Facebook pada beberapa minggu lalu.
Berikut isi pernyataan Purbaya dalam video tersebut:
"Saya akan bongkar nama-nama mafia tersebut, asal rakyat melindungi saya secepatnya akan saya bongkar. Saya sangat butuh dukungan rakyat, karena untuk melawan mereka bukan hanya butuh keberanian juga butuh dukungan. Supaya semua rakyat bisa mendukung saya".
Video itu disertai narasi:
"RAKYAT HARUS DUKUNG PAK PURBAYA UNTUK MENGUNGKAP SIAPA ORANG2 YG MERUGIKAN NEGARA..👍👍".
Lalu benarkah klaim video Purbaya akan bongkar nama-nama mafia di Indonesia? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

Iklan
Promo Spesial

Hasil Pemeriksaan Fakta

Cek Fakta Liputan6.com melakukan penelusuran klaim video mantan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa akan membongkar nama-nama mafia di Indonesia dengan menggunakan situs pendeteksi AI, Hive Moderation.
Hasilnya, suara pada video tersebut menunjukkan 80,3 persen merupakan modifikasi AI. Situs pendeteksi lain, Truthscan.com juga menganalisa audio dalam video tersebut 99 persen merupakan modifikasi AI.
Penelusuran dilanjutkan dan kami menemukan video yang identik dengan postingan. Video itu diunggah akun Tiktok Antara TV pada 3 Februari 2026 dengan judul "Menkeu Purbaya sebut anggaran program gentengisasi tak sampai Rp 1 T".

Iklan Slot Iklan ArtikelLeaderboard 728 × 90Info Iklan
Iklan Slot Iklan Artikel MobileNative banner 320 × 250Buka
Kesimpulan

CekFakta

Berdasarkan penelusuran Cek Fakta Liputan6.com terkait klaim video mantan Menkeu Purbaya akan membongkar nama-nama mafia di Indonesia merupakan hoaks.

Iklan Slot Iklan Artikel Mobile KeduaNative banner 320 × 200Buka

Referensi (2)

  1. 1https://hivemoderation.com/ai-generated-content-detection
  2. 2https://www.tiktok.com/@antara_tv/video/7602621827596160312?_r=1&_t=ZS-99Ky0fX7617
Tags:
Keterangan Artikel

Seluruh konten pemeriksaan fakta pada halaman ini disediakan oleh TurnBackHoax/Mafindo. Kami merupakan partner resmi dalam penyebaran informasi terverifikasi.

Logo Liputan 6
Liputan 6

Liputan6.com merupakan portal berita yang terdaftar dan sudah diverifikasi di Dewan Pers Indonesia. Informasi terbaru dan akurat yang disajikan Liputan6.com menitikberatkan pada akurasi dan ketajaman berita dengan sumber informasi yang terpercaya. Liputan6.com tidak bekerja untuk kepentingan politik mana pun dan berdiri di atas dan untuk semua golongan, serta non-partisan. Redaksi Liputan6.com harus taat pada kode etik jurnalistik yang ditetapkan Dewan Pers. Jurnalis Liputan6.com tidak boleh terlibat dalam politik praktis, menjadi pengurus atau tim sukses partai politik. Liputan6.com berdiri sejak Agustus 2000. Awalnya hanya menyajikan berita yang sudah tayang di stasiun televisi pada program Liputan6 SCTV (Surya Citra Televisi). Sejak 24 Mei 2012, induk perusahaan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (Emtek), yang merupakan perusahaan terbuka dan tercatat di Bursa Efek Indonesia, memutuskan untuk memisahkan Liputan6.com dari SCTV dengan menjadi perusahaan sendiri, PT Kreatif Media Karya (KMK). Perusahaan KMK ini merupakan anak perusahaan Emtek. Sejak itu, Liputan6,com mengubah penayangan berita menjadi sebuah portal news online dengan berita yang jauh lebih beragam dibandingkan dengan ketika didirikan. Jumlah berita Liputan6.com makin bertambah dan beragam dengan kanal-kanal yang disesuaikan untuk kebutuhan pembaca seperti Politik, Olahraga, Bisnis, Tekno, Showbiz, Health,Lifestyle, Otomotif, Regional hingga Citizen6 yang mengakomodir jurnalisme warga.