Iklan Slot Iklan Desktop
Iklan Slot Iklan MobileBanner 320 × 100Lihat
Memuat waktu...| Informasi terverifikasi untuk publik
TerkiniTentang kamiPasang IklanRSS
TERKINI
Hoaks, PTUN Putuskan Penyetaraan Ijazah Gibran Sah•Salah, Konferensi Pers Rektor UGM Sebut Jokowi Bukan Alumnus UGM•Cek Fakta: Hoaks Pendaftaran Program Bantuan Peduli Kasih GKI Kebayoran Baru•Cek Fakta: Hoaks Tautan Pendaftaran Dana Bantuan Australia Rp 300 Juta•[PENIPUAN] Tautan Bansos Pelajar Dari Kemensos

[PENIPUAN] Tautan Program Bantuan Rumah Gratis

Faktanya, tautan tersebut hanya mengarahkan ke laman yang meminta data pribadi, seperti nama lengkap dan nomor Telegram aktif yang terindikasi sebagai modus…

Iklan Slot Iklan Atas ArtikelLeaderboard 728 × 90Info Iklan
Ilustrasi untuk [PENIPUAN] Tautan Program Bantuan Rumah Gratis
Sumber gambar: data artikel Mafindo/TurnBackHoax. Klik gambar untuk melihat ukuran besar.
Sumber klaimfacebook.com
KlasifikasiFabricated Content
ID Mafindo#37348
Lihat sumber klaim ↗

Klaim yang Beredar

Akun Facebook “Welly satria dewi” pada Selasa (27/10/2026) mengunggah foto [arsip] berisi informasi dan tautan program bantuan rumah gratis. Berikut narasi lengkapnya:

DIBUKA PENDAFTARAN PROGRAM BANTUAN RUMAH GRATIS

KRITERIA PENERIMA;

- Yang Blum Punya Rumah

- Yang Masih Ngontrak

- Yang Masih Tinggal Degan Mertua

- Berlaku Seluruh Indonesia

- Pendaftaran Gratis Tanpa Biaya Sepeserpun

Dalam kolom komentar, akun tersebut mengarahkan pendaftaran melalui tautan berikut:

daftarkansegeravnv[dot]netlify[dot]app

Hingga Senin (2/11/2026) unggahan tersebut telah mendapatkan 280-an tanda suka dan 280-an komentar.

Iklan
Promo Spesial

Hasil Pemeriksaan Fakta

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mengakses tautan dalam unggahan. Diketahui, tautan mengarah ke halaman berisi formulir digital yang meminta pengisian data pribadi, seperti nama, alamat dan nomor Telegram.

TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “bantuan rumah gratis dari pemerintah” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan informasi valid atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim.

Selanjutnya, TurnBackHoax memasukkan kata kunci “bantuan bedah rumah dan cara mendapatkannya” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke unggahan akun Instagram resmi milik Kementerian PKP pada Senin (28/9/2026). 

Diketahui, permohonan bantuan bedah rumah dapat diajukan melalui RT/RW atau kepala desa/lurah/camat untuk kemudian diusulkan oleh kepala daerah, yaitu gubernur atau bupati/wali kota. Masyarakat juga dapat mengajukan permohonan melalui tokoh nasional, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, ketua organisasi kemasyarakatan (ormas), serta pimpinan dan anggota lembaga tinggi negara maupun menteri/kepala lembaga. Selain itu, pengajuan dapat dilakukan melalui situs resmi Sistem Informasi Bantuan Perumahan (SIBARU) di sibaru.pkp.go.id. 

Dalam unggahan tersebut, Kementerian PKP juga menjelaskan bahwa setiap usulan akan diperiksa dan diverifikasi oleh pemerintah sebelum bantuan diberikan. Informasi ini menunjukkan bahwa pengajuan bantuan dilakukan melalui mekanisme yang telah ditentukan, bukan melalui tautan tertentu.

Iklan Slot Iklan ArtikelLeaderboard 728 × 90Info Iklan
Iklan Slot Iklan Artikel MobileNative banner 320 × 250Buka
Kesimpulan

Fabricated Content

Faktanya, tautan tersebut hanya mengarahkan ke laman yang meminta data pribadi, seperti nama lengkap dan nomor Telegram aktif yang terindikasi sebagai modus phising atau pencurian data. Jadi, unggahan berisi tautan “program bantuan rumah gratis ” yang mengarah ke laman tak resmi itu merupakan konten palsu (fabricated content).

Iklan Slot Iklan Artikel Mobile KeduaNative banner 320 × 200Buka

Referensi (4)

  1. 1https://www.instagram.com/p/Dd0sSImER0d/?img_index=6
  2. 2http://sibaru.pkp.go.id/
  3. 3https://www.facebook.com/share/r/19y6zExUxE/
  4. 4http://archive.today/LG4OD
Tags:
Keterangan Artikel

Seluruh konten pemeriksaan fakta pada halaman ini disediakan oleh TurnBackHoax/Mafindo. Kami merupakan partner resmi dalam penyebaran informasi terverifikasi.

Logo Mafindo
Mafindo✓

MAFINDO adalah CSO anti hoax (organisasi masyarakat sipil). Kami mulai sebagai gerakan akar rumput online sejak 2015. Didirikan sebagai organisasi pada 19 November 2016, kami telah mempelopori banyak inisiatif anti hoax, seperti crowdsourced hoax busting, edukasi literasi digital untuk publik, CekFakta.com, dan kampanye publik untuk meningkatkan kesadaran tentang hoax dan bahayanya.