Iklan Slot Iklan Desktop
Iklan Slot Iklan MobileBanner 320 × 100Lihat
Memuat waktu...| Informasi terverifikasi untuk publik
TerkiniTentang kamiPasang IklanRSS
TERKINI
Tidak Benar, Bebelac Berbahaya karena Mengandung Maltodekstrin•Hoaks, Foto Bangkai KM Virgo Transport 8 di Kedalaman 30 Meter•Tidak Benar, Bebelac Berbahaya karena Mengandung Maltodekstrin•Cek Fakta: Hoaks Komdigi Bakal Padamkan Internet Nasional Selama 3 Hari•Tidak Benar, Bebelac Berbahaya karena Mengandung Maltodekstrin

[PENIPUAN] Kontak “Pendaftaran Dana Bantuan” dari Tom Lembong

Audio dari video yang beredar adalah hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 96,9 persen. Jadi, unggahan berupa video disertai kontak dan…

Iklan Slot Iklan Atas ArtikelLeaderboard 728 × 90Info Iklan
Ilustrasi untuk [PENIPUAN] Kontak “Pendaftaran Dana Bantuan” dari Tom Lembong
Sumber gambar: data artikel Mafindo/TurnBackHoax. Klik gambar untuk melihat ukuran besar.
Sumber klaimTikTok
KlasifikasiFabricated Content
ID Mafindo#36858
Lihat sumber klaim ↗

Klaim yang Beredar

Beredar video [arsip] dari akun TikTok “Tom Lembong Bantuan” pada Sabtu (29/8/2026), isinya memperlihatkan mantan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Thomas Lembong menuturkan narasi sebagai berikut:

“Maaf sebelumnya, saya Tom Lembong. Kalau boleh tahu Anda yang sedang memegang HP dari kota mana, karena Anda saat ini tepat melihat saya, maka Anda berhak memilih salah satu bantuan. Bantuan seperti modal usaha, bangun rumah, serta biaya sekolah. Meski saat ini Anda beda daerah, itu bagi saya tidak masalah.”

Dari pengamatan Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax), terdapat nomor kontak untuk mendaftar di bio akun.

Hingga Kamis (24/9/2026), konten itu mendapat hampir 31.000-an tanda suka dan dibagikan ulang 8.800-an kali.

Iklan
Promo Spesial

Hasil Pemeriksaan Fakta

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan pencarian gambar terbalik dengan memanfaatkan Google Lens. Hasilnya, ditemukan gambar serupa dari media sosial Instagram pribadi Tom Lembong “tomlembong” yang diunggah pada Oktober 2025.

Diketahui, konteks asli video adalah momen Tom Lembong saat di Korea Selatan. Ia hanya menyampaikan salah satu budaya positif dari masyarakat di negara tersebut, sama sekali tidak ada kaitannya dengan pendaftaran dana bantuan. .

TurnBackHoax kemudian memasukkan kata kunci “pendaftaran dana bantuan dari Tom Lembong” di mesin pencari Google. Hasilnya, tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim.

Dari pengamatan TurnBackHoax, terdapat indikasi rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dalam video unggahan akun TikTok “Tom Lembong Bantuan”. Hal itu terlihat dari gerakan mulut dan suara yang tidak selaras dengan narasi.

TurnBackHoax lalu memasukkan video itu ke alat pendeteksi AI, hivemoderation.com. Diketahui, audio dari video tersebut merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 96,9 persen.

Dari penelusuran TurnBackHoax terhadap nomor yang tertera dalam bio akun TikTok “Tom Lembong Bantuan” (085724442865) di Getcontact, tidak ada hasil yang berkaitan dengan Tom Lembong atau dana bantuan.

Iklan Slot Iklan ArtikelLeaderboard 728 × 90Info Iklan
Iklan Slot Iklan Artikel MobileNative banner 320 × 250Buka
Kesimpulan

Fabricated Content

Audio dari video yang beredar adalah hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 96,9 persen. Jadi, unggahan berupa video disertai kontak dan klaim “pendaftaran dana bantuan dari Tom Lembong” itu merupakan konten palsu (fabricated content).

Iklan Slot Iklan Artikel Mobile KeduaNative banner 320 × 200Buka

Referensi (4)

  1. 1https://vt.tiktok.com/ZSq3L2R4k/
  2. 2https://archive.org/details/screenshot-2026-09-23-162238
  3. 3https://www.instagram.com/reel/DQMe107Dtvk/
  4. 4https://archive.org/details/screenshot-2026-09-23-162022
Tags:
Keterangan Artikel

Seluruh konten pemeriksaan fakta pada halaman ini disediakan oleh TurnBackHoax/Mafindo. Kami merupakan partner resmi dalam penyebaran informasi terverifikasi.

Logo Mafindo
Mafindo✓

MAFINDO adalah CSO anti hoax (organisasi masyarakat sipil). Kami mulai sebagai gerakan akar rumput online sejak 2015. Didirikan sebagai organisasi pada 19 November 2016, kami telah mempelopori banyak inisiatif anti hoax, seperti crowdsourced hoax busting, edukasi literasi digital untuk publik, CekFakta.com, dan kampanye publik untuk meningkatkan kesadaran tentang hoax dan bahayanya.