Cek Fakta: Hoaks Tautan Pendaftaran Laptop Gratis dari Pemerintah
Postingan tautan pendaftaran pembagian laptop gratis dari pemerintah adalah hoaks.
Klaim yang Beredar
Liputan6.com, Jakarta - Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan tautan pendaftaran pembagian laptop gratis dari pemerintah. Postingan itu beredar di media sosial sejak awal pekan ini.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook pada 29 September 2026. Dalam unggahannya terdapat poster bergambar Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah anak dengan narasi:
"Pemerintah membagikan laptop gratis kepada anak sekolah dan headphone gratis bagi anak yang kurang mampu.
Laptop gratis: untuk mendukung kegiatan belajar online dan digital.
Headphone gratis: untuk membantu anak belajar dengan lebih fokus.
Akun itu menambahkan narasi:
"Pemerintah membagikan 16 rb hedphone dan laptop bagi anak sekolah yang kurang mampu untuk penerimaan silahkan langsung daftarkan data diri melalui link resmi pemerintah agar data bisa di infut secara detail, silahkan klik daftar di bawah"
Unggahan itu juga disertai tautan yang mengarah ke website tertentu.
Lalu benarkah postingan tautan pendaftaran pembagian laptop gratis dari pemerintah?
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan tidak menemukan informasi valid terkait pembagian laptop gratis dari pemerintah. Bantuan dari Pemerintah yang langsung kepada siswa bernama Program Indonesia Pintar (PIP).
Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 11 Tahun 2026 tentang Program Indonesia Pintar Pendidikan Dasar dan Menengah, PIP merupakan bantuan pembiayaan pendidikan bagi murid dari keluarga tidak mampu secara ekonomi. Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk bantuan sosial berupa uang yang disalurkan langsung kepada penerima.
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan membuka link yang ditautkan pada postingan. Link itu tidak mengarah ke website resmi pemerintah melainkan pada nomor Telegram yang meminta kita memasukkan data pribadi.
Ini merupakan modus pencurian data ataupun terhubung dengan pinjaman online ilegal.
Selain itu sangat berbahaya jika memberikan data pribadi seperti buku tabungan untuk diunggah di media sosial. Pasalnya data pribadi ini rawan digunakan untuk penipuan.
Hasil Pemeriksaan Fakta
CekFakta
Postingan tautan pendaftaran pembagian laptop gratis dari pemerintah adalah hoaks.



