Iklan Slot Iklan Desktop
Iklan Slot Iklan MobileBanner 320 × 100Lihat
Memuat waktu...| Informasi terverifikasi untuk publik
TerkiniTentang kamiPasang IklanRSS
TERKINI
Hoaks, Tautan Pendaftaran Undian BRImo FSTVL 2026•Hoaks, Guru SMPN 1 Solo Sebut Gibran Tak Naik Kelas•Cek Fakta: Hoaks Pemilik Alfamart Bagikan Uang Rp 20 Juta di Facebook•[SALAH] Sri Mulyani dan Suahasil Ditangkap KPK•Keliru, Prabowo Beri Hadiah Rp5 Triliun & Mobil ke Pemain Timnas

Cek Fakta: Hoaks Pemilik Alfamart Bagikan Uang Rp 20 Juta di Facebook

Video pemilik Alfamart Djoko Susanto membagikan uang puluhan juta rupiah sebagai perayaan akun pertamanya di media sosial adalah hoaks.

Iklan Slot Iklan Atas ArtikelLeaderboard 728 × 90Info Iklan
Ilustrasi untuk Cek Fakta: Hoaks Pemilik Alfamart Bagikan Uang Rp 20 Juta di Facebook
Sumber gambar: data artikel Mafindo/TurnBackHoax. Klik gambar untuk melihat ukuran besar.
Sumber klaimTidak dicantumkan
KlasifikasiCekFakta
ID Mafindo#37110

Klaim yang Beredar

Liputan6.com, Jakarta - Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan video pemilik Alfamart Djoko Susanto membagikan uang puluhan juta rupiah sebagai perayaan akun pertamanya di media sosial. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook pada 29 September 2026. Dalam postingannya terdapat video Djoko Susanto akan membagikan uang Rp 20 juta untuk merayakan akun pertamanya di media sosial.
Video itu disertai narasi:
"Membagikan bagi orang yang sedang membutuhkan..."
Unggahan juga disertai dengan tombol yang mengarah ke pesan pribadi.
Lalu benarkah video pemilik Alfamart Djoko Susanto membagikan uang puluhan juta rupiah sebagai perayaan akun pertamanya di media sosial?
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan konten tersebut sudah beredar sejak dua tahun lalu. Pihak Alfamart melalui akun Instagram resminya sudah memberikan bantahan terkait video tersebut.
"Beredar “fake account” yang mencatut nama Bapak Djoko Susanto - Founder Alfamart. Kami sampaikan bahwa Bapak Djoko Susanto tidak memiliki/menggunakan akun media sosial apapun. Harap berhati-hati atas akun-akun penipuan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan," bunyi pernyataan Alfamart dalam postingan 17 September 2024.
Mereka juga meminta masyarakat mewaspadai pencatutan nama Alfamart dengan iming-iming pembagian uang atau hadiah tertentu.
"Hati-hati terhadap Link penipuan (phising) yang mengiming-imingi hadiah atau undian mengatasnamakan Alfamart. Segala bentuk program promo, hadiah, dan kuis Alfamart bisa di cek pada sosial media resmi Alfamart dan situa resmi perusahaan (Alfamart.co.id)".
Penelusuran dilanjutkan dengan menggunakan website pendeteksi AI, Hivemoderation.com. Hasil analisa Hive Moderation menunjukkan video tersebut 88,5 persen merupakan modifikasi AI, sedangkan suaranya 99 persen merupakan modifikasi AI.
Selain itu dalam postingan terdapat permintaan untuk mendaftar melalui pesan pribadi Facebook.
Hal ini merupakan indikasi penipuan yang bisa mengarahkan masyarakat untuk membagikan identitas pribadi atau terhubung dengan pinjaman online ilegal.

Iklan
Promo Spesial

Hasil Pemeriksaan Fakta

Iklan Slot Iklan ArtikelLeaderboard 728 × 90Info Iklan
Iklan Slot Iklan Artikel MobileNative banner 320 × 250Buka
Kesimpulan

CekFakta

Video pemilik Alfamart Djoko Susanto membagikan uang puluhan juta rupiah sebagai perayaan akun pertamanya di media sosial adalah hoaks.

Iklan Slot Iklan Artikel Mobile KeduaNative banner 320 × 200Buka

Referensi (2)

  1. 1https://www.instagram.com/p/C__BfeQSvht/?utm_source=ig_embed&ig_rid=AAcrQIFSBarGb2uZ3ZPGBe9
  2. 2https://hivemoderation.com/ai-generated-content-detection
Tags:
Keterangan Artikel

Seluruh konten pemeriksaan fakta pada halaman ini disediakan oleh TurnBackHoax/Mafindo. Kami merupakan partner resmi dalam penyebaran informasi terverifikasi.

Logo Liputan 6
Liputan 6✓

Liputan6.com merupakan portal berita yang terdaftar dan sudah diverifikasi di Dewan Pers Indonesia. Informasi terbaru dan akurat yang disajikan Liputan6.com menitikberatkan pada akurasi dan ketajaman berita dengan sumber informasi yang terpercaya. Liputan6.com tidak bekerja untuk kepentingan politik mana pun dan berdiri di atas dan untuk semua golongan, serta non-partisan. Redaksi Liputan6.com harus taat pada kode etik jurnalistik yang ditetapkan Dewan Pers. Jurnalis Liputan6.com tidak boleh terlibat dalam politik praktis, menjadi pengurus atau tim sukses partai politik. Liputan6.com berdiri sejak Agustus 2000. Awalnya hanya menyajikan berita yang sudah tayang di stasiun televisi pada program Liputan6 SCTV (Surya Citra Televisi). Sejak 24 Mei 2012, induk perusahaan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (Emtek), yang merupakan perusahaan terbuka dan tercatat di Bursa Efek Indonesia, memutuskan untuk memisahkan Liputan6.com dari SCTV dengan menjadi perusahaan sendiri, PT Kreatif Media Karya (KMK). Perusahaan KMK ini merupakan anak perusahaan Emtek. Sejak itu, Liputan6,com mengubah penayangan berita menjadi sebuah portal news online dengan berita yang jauh lebih beragam dibandingkan dengan ketika didirikan. Jumlah berita Liputan6.com makin bertambah dan beragam dengan kanal-kanal yang disesuaikan untuk kebutuhan pembaca seperti Politik, Olahraga, Bisnis, Tekno, Showbiz, Health,Lifestyle, Otomotif, Regional hingga Citizen6 yang mengakomodir jurnalisme warga.