Iklan Slot Iklan Desktop
Iklan Slot Iklan MobileBanner 320 × 100Lihat
Memuat waktu...| Informasi terverifikasi untuk publik
TerkiniTentang kamiPasang IklanRSS
TERKINI
Hoaks, Pertalite Naik Jadi Rp13.500 Mulai 26 September•Hoaks, Pertalite Naik Jadi Rp13.500 Mulai 26 September•Hoaks, Pertalite Naik Jadi Rp13.500 Mulai 26 September•Keliru, Surat Komdigi soal Pemadaman Internet 25-27 September•Tidak Benar, Bebelac Berbahaya karena Mengandung Maltodekstrin

Hoaks! Prabowo minta KPK periksa Jokowi terkait dugaan korupsi Rp700 miliar

Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di TikTok menampilkan tangkapan layar sebuah artikel yang memuat foto Presiden Prabowo Subianto sedang berbicara di depan…

Iklan Slot Iklan Atas ArtikelLeaderboard 728 × 90Info Iklan
Ilustrasi untuk Hoaks! Prabowo minta KPK periksa Jokowi terkait dugaan korupsi Rp700 miliar
Sumber gambar: data artikel Mafindo/TurnBackHoax. Klik gambar untuk melihat ukuran besar.
Sumber klaimTidak dicantumkan
KlasifikasiCekFakta
ID Mafindo#36918

Klaim yang Beredar

Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di TikTok menampilkan tangkapan layar sebuah artikel yang memuat foto Presiden Prabowo Subianto sedang berbicara di depan mikrofon.

Pada tangkapan layar tersebut terdapat judul yang seolah-olah menyebut Prabowo meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Presiden ke-7 RI Joko Widodo terkait dugaan korupsi dan penerimaan uang sebesar Rp700 miliar.

Tangkapan layar itu juga memuat tulisan tambahan yang mengajak Prabowo untuk segera memberantas korupsi.

Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

“Presiden Prabowo Meminta KPK Periksa Presiden Joko Widodo Apa Benar Beliau Korupsi Apa Yang Dituduh Oleh Nusron Wahid Beliau Menerima 700 Miliar dan Semua Menteri Setor Menyetor”

Namun, benarkah Presiden Prabowo meminta KPK memeriksa Jokowi terkait dugaan korupsi tersebut?

Iklan
Promo Spesial

Hasil Pemeriksaan Fakta

Berdasarkan penelusuran, tangkapan layar yang beredar tidak menunjukkan judul artikel yang sebenarnya.

Foto Presiden Prabowo dalam unggahan tersebut ditemukan dalam pemberitaan CNBC Indonesia berjudul “Pamer RI Swasembada Pangan, Prabowo: Saya Sekarang Tambah Percaya Diri” yang terbit pada 19 September 2026. Artikel tersebut membahas pernyataan Prabowo mengenai capaian pemerintah, khususnya di bidang ketahanan dan swasembada pangan.

Prabowo menyampaikan pernyataan tersebut ketika menghadiri resepsi kesyukuran 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, pada Sabtu (19/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo berbicara mengenai sejumlah hasil kerja pemerintah dan menyatakan keyakinannya terhadap perkembangan ekonomi serta sektor pangan nasional.

Tidak ditemukan pernyataan dalam pemberitaan tersebut yang menyebut Prabowo meminta KPK memeriksa Jokowi terkait dugaan korupsi maupun penerimaan uang Rp700 miliar.

Dengan demikian, klaim bahwa Presiden Prabowo meminta KPK memeriksa Jokowi karena diduga menerima uang korupsi Rp700 miliar merupakan informasi yang tidak benar.

Tangkapan layar tersebut telah menggunakan judul dan narasi yang berbeda dari isi pemberitaan aslinya.

Klaim: Artikel Prabowo minta KPK periksa Jokowi terkait dugaan korupsi Rp700 miliar

Rating: Hoaks

Pewarta: Tim JACX

Editor: M Arief Iskandar

Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Iklan Slot Iklan ArtikelLeaderboard 728 × 90Info Iklan
Iklan Slot Iklan Artikel MobileNative banner 320 × 250Buka
Kesimpulan

CekFakta

Iklan Slot Iklan Artikel Mobile KeduaNative banner 320 × 200Buka

Referensi (2)

  1. 1https://vt.tiktok.com/ZSb1VvHEr/
  2. 2https://www.cnbcindonesia.com/news/20260919152854-4-769218/pamer-ri-swasembada-pangan-prabowo-saya-sekarang-tambah-percaya-diri
Tags:
Keterangan Artikel

Seluruh konten pemeriksaan fakta pada halaman ini disediakan oleh TurnBackHoax/Mafindo. Kami merupakan partner resmi dalam penyebaran informasi terverifikasi.

Logo ANTARA News
ANTARA News✓

Perusahaan Umum Lembaga Kantor Berita Nasional Antara (atau disingkat Perum LKBN Antara) merupakan kantor berita di Indonesia, yang dimiliki oleh Pemerintah Indonesia. Perum LKBN Antara merupakan BUMN yang diberikan tugas oleh Pemerintah untuk melakukan peliputan dan penyebarluasan informasi yang cepat, akurat, dan penting, ke seluruh wilayah Indonesia dan dunia internasional.